Advertorial

IPC Dukung Penuh Vaksinasi Massal di Lingkungan Pelabuhan

Kompas.com - 10/06/2021, 19:42 WIB

KOMPAS.com - PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC mendukung penuh pelaksanaan vaksinasi massal Covid-19. Hal ini dibuktikan IPC dengan menyelenggarakan vaksinasi untuk masyarakat maritim di Pelabuhan Tanjung Priok dan Pelabuhan Sunda Kelapa, Kamis (10/6/2021).

Pelaksanaan vaksinasi tersebut dihadiri Presiden RI Joko Widodo, Menteri Perhubungan Budi Karya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Dalam pelaksanaan vaksinasi di lingkungan pelabuhan, Dinas Kesehatan Jakarta Utara menargetkan 14.000 penerima vaksin.

Rencananya, 10.000 dosis vaksin akan diberikan selama 10 hari dengan sasaran para pekerja pelabuhan, pekerja bongkar dan muat, penumpang, kru kapal, sopir dan kernet truk, serta pelayan publik lainnya di Pelabuhan Tanjung Priok.

Sementara itu, ada 4.000 dosis vaksin yang akan digunakan untuk vaksinasi masyarakat maritim di Pelabuhan Sunda Kelapa selama tiga hari.

Khusus pelaksanaan vaksinasi pada Kamis, Dinas Kesehatan Jakarta Utara menyiapkan sekitar 1.500 dosis di Pelabuhan Tanjung Priok. Sementara itu, sekitar 1.000 dosis disiapkan untuk vaksinasi di Pelabuhan Sunda Kelapa.

Direktur Utama IPC Arif Suhartono mengatakan, IPC mendukung pemerintah dalam mempercepat dan memperluas jangkauan vaksinasi Covid-19 di Indonesia. Salah satu kontribusi perseroan adalah penyediaan fasilitas pendukung guna menyukseskan program pemerintah ini.

Arif menambahkan, dari total 9.978 pekerja IPC Group di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), sebanyak 77,65 persen pekerja telah menerima vaksin.

“Sebagai perusahaan pelayanan publik yang bergerak di bidang jasa kepelabuhanan, kami menyadari pentingnya percepatan vaksinasi Covid-19. Tujuannya, untuk memperkecil dampak yang akan ditimbulkan oleh virus Covid-19,” ujar Arif dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau