Advertorial

Enam Solusi Mendapatkan Modal Usaha, Terakhir Paling Praktis

Kompas.com - 18/06/2021, 13:38 WIB

KOMPAS.com – Ada kalanya penghasilan sebagai pekerja kantoran tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Alhasil, tak sedikit orang berwirausaha untuk mencari uang tambahan.

Asal bisa membagi waktu dan menempatkan diri, tak ada yang salah dengan keputusan tersebut. Lagi pula, memiliki lebih dari satu sumber penghasilan adalah cara terbaik untuk menjaga kestabilan finansial.

Terlebih, ekonomi saat ini tengah terpuruk akibat pandemi Covid-19. Karenanya, perlu kreativitas, seperti membangun usaha, agar dapat bertahan hidup.

Sayangnya, niat membangun usaha sering terbentur masalah modal. Kendala ini pula yang kerap kali memupuskan harapan seseorang untuk berwirausaha.

Jika Anda dalam kondisi tersebut, berikut Kompas.com rangkumkan solusi mendapatkan modal usaha.

  1. Tabungan pribadi

Sejatinya, menabung merupakan upaya mempersiapkan keuangan untuk menghadapi kondisi mendesak atau memenuhi kebutuhan di masa depan.

Jika uang dalam tabungan cukup, tak ada salahnya sebagian dana tersebut digunakan untuk keperluan modal usaha.

Namun, sebelum melakukan penarikan uang tabungan, pastikan usaha yang akan Anda bangun sudah terkonsep dengan matang. Dengan begitu, Anda akan terhindar dari pengeluaran yang tidak perlu.

Selain itu, jangan habiskan seluruh dana tabungan untuk kebutuhan modal usaha. Tetap sisihkan sebagian untuk membiayai kebutuhan hidup yang lain.

  1. Teman atau keluarga

Meminjam uang kepada teman atau keluarga bisa menjadi pilihan manakala jumlah uang tabungan yang dimiliki belum bisa memenuhi keperluan modal usaha.

Akan tetapi, sebelum menempuh langkah itu, Anda mesti paham soal etika berutang. Jika diperlukan, kedua belah pihak yang terlibat membuat surat perjanjian. Sebab, tak sedikit hubungan pertemanan atau keluarga rusak akibat perkara utang-piutang.

  1. Lembaga pendukung UMKM

Saat ini, ada beragam lembaga pendukung usaha mikro kecil menengah (UMKM), baik pemerintah maupun non-pemerintah, yang bisa Anda manfaatkan sebagai solusi modal usaha.

Bahkan, Anda bisa mendapat manfaat lebih di samping pembiayaan. Pasalnya, lembaga-lembaga tersebut kerap memberikan pelatihan sekaligus pendampingan kepada calon pengusaha.

  1. Bank

Bank memiliki beragam program pinjaman, baik dengan agunan maupun tanpa agunan. Hal tersebut membuat banyak orang kerap menjadikan bank sebagai solusi dalam mencari dana segar, termasuk untuk keperluan modal usaha.

Selain itu, meminjam uang dari bank juga memberikan rasa aman bagi peminjamnya. Pasalnya, aktivitas bank diawasi langsung oleh Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Namun, perlu diketahui, mengajukan pinjaman ke bank terbilang rumit. Ada sederet syarat administrasi yang wajib dipenuhi oleh calon debitur. Selain itu, proses verifikasi, persetujuan kredit, hingga pencairan dana pun kerap memakan waktu.

  1. Koperasi

Selain bank, koperasi juga kerap dimanfaatkan sebagian masyarakat dalam mendapatkan modal usaha.

Merujuk Peraturan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Nomor 15 Tahun 2015, pinjaman koperasi memiliki limit dan memerlukan jaminan. Peraturan ini dibuat untuk menghindari permasalahan yang umum terjadi dalam proses utang-piutang.

Agar proses peminjaman berjalan dengan mudah, biasanya debitur harus mendaftar sebagai anggota koperasi terlebih dahulu.

  1. Pinjaman online

Istilah pinjaman online sedang booming akhir-akhir ini. Pasalnya, selain persyaratan pengajuan yang praktis, proses verifikasi, persetujuan kredit, hingga pencairan dana pun terbilang cepat.

Bukan itu saja, pinjaman online kian diminati karena limit pinjaman yang ditawarkan tak jarang bernilai fantastis.

Bahkan, produk pinjaman, seperti kredit tanpa agunan (KTA) yang sebelumnya hanya ditemukan pada bank, kini dapat dinikmati melalui pinjaman online

Ada banyak cara untuk mengakses pinjaman online. Salah satu pinjaman online terbaik dapat Anda temukan di Tokopedia.

Di Tokopedia, terdapat lebih dari 20 program pinjaman dari berbagai bank dan lembaga keuangan rekanan yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan. Sebut saja program pinjaman Bebas BI Checking dan KTA tanpa CC

Lembaga keuangan yag menjadi mitra Tokopedia pun sudah terdaftar di OJK. Contohnya, Adira dan BFI Finance. Dengan begitu, Anda dapat terhindar dari bunga mencekik, seperti yang kerap terjadi pada kasus pinjaman online bodong.

Nah, itulah enam cara yang bisa Anda jadikan solusi kebutuhan modal usaha. Agar tak menjadi masalah di kemudian hari, sebaiknya ajukan pinjaman dengan perhitungan yang matang dan bijaklah dalam menggunakan uang tersebut.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau