Advertorial

Sukses Pimpin KB Bukopin, Rivan Purwantono Dipercaya Jadi Dirut Jasa Raharja

Kompas.com - 23/06/2021, 17:40 WIB

KOMPAS.com - President Director KB Bukopin Rivan A Purwantono ditunjuk menjadi Direktur Utama (Dirut) PT Jasa Raharja.

Adapun penunjukan tersebut dilakukan pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Jasa Raharja yang digelar Kamis (17/6/2021).

Atas mandat baru tersebut, Rivan secara resmi mengundurkan dari perusahaan yang ia pimpin selama 15 tahun, Selasa (15/6/2021). Tugas penyelamatan dan recovery KB Bukopin pascakrisis 2020 juga telah ia selesaikan.

“Bagi saya, semua ini merupakan perjalanan hidup yang luar biasa. Setiap tugas yang diberikan kepada saya merupakan mandat yang harus dijalankan sebaik mungkin,” kata Rivan dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Selasa (22/6/2021).

Di kalangan KB Bukopin, Rivan merupakan sosok luar biasa. Tak sedikit catatan prestasi karier yang telah ia ukir.

Rivan memulai kariernya di KB Bukopin sejak 2016 sebagai private banking group head. Melalui tangan dinginnya, lahir inovasi bisnis bernama Priority Banking di perusahaan tersebut. Pembaruan ini merupakan pengembangan segmen konsumer menjadi beberapa tahapan, yakni mass, personal , dan prioritas.

“Alhamdulillah, dari seluruh perjalanan hidup ini menciptakan pembelajaran yang baik bagi saya. Saya percaya akan selalu ada hal baik jika kita selalu bersikap dan berpikir positif,” ujarnya.

Kemampuannya tersebut membawa Rivan menjejaki perjalanan karier yang mantap. Pada Mei 2020, ia dipercaya menduduki jabatan Direktur Keuangan dan Information Technology (IT) PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Meski hanya menjabat dalam kurun waktu satu bulan 10 hari, Rivan mengaku kesempatan itu adalah hal luar biasa di dalam hidupnya.

“Saya bersyukur mendapatkan perjalanan luar biasa ini. Saya mengenal tata kelola keuangan, operasional KAI, hingga melakukan mapping penumpang. Melalui mapping tersebut, saya mengoptimalkan aplikasi KAI Access,” tuturnya.

Pada medio Juni 2020, Rivan diberi kepercayaan oleh pemerintah untuk kembali membantu KB Bukopin yang kala itu tengah menghadapi krisis likuiditas.

Adapun krisis tersebut terjadi lantaran pemberitaan negatif dan hoaks terkait KB Bukopin sehingga memicu panic withdrawal di kalangan nasabah.

“Mengingat kembali saat itu, saya merasa dukungan dari seluruh pihak sangat penting. Dukungan regulator, pemerintah, pemegang saham, media, hingga solidaritas karyawan sangat dibutuhkan,” imbuhnya.

Berbagai upaya dilakukan Rivan demi mengembalikan citra dan kepercayaan nasabah. Salah satunya adalah menyediakan tambahan modal dan dukungan likuiditas dari KB Kookmin Bank.

Berawal dari kerja sama itu, KB Kookmin Bank kini resmi menjadi Pemegang Saham Pengendali (PSP) KB Bukopin. Berkat kolaborasi ini pula akhirnya KB Bukopin dapat melakukan proses rebranding untuk memperkuat brand image perseroan.

Rivan mengatakan, dukungan KB Kookmin Bank yang begitu kuat sebagai PSP menjadi bukti nyata kepada masyarakat bahwa perseroan secara penuh berkomitmen menguatkan fundamental KB Bukopin.

“KB Kookmin Bank sebagai PSP telah mempersiapkan jajaran manajemen yang kuat. Perubahan susunan manajemen adalah hal yang wajar untuk perusahaan terbuka. Manajemen KB Bukopin akan melanjutkan hal-hal yang sudah kami capai bersama hingga saat ini. Saya yakin, KB Bukopin akan semakin kuat dan dapat mewujudkan misi menjadi bintang finansial Indonesia,” tuturnya.

Berkat keberhasilannya dalam memimpin dan menciptakan transformasi sejak September 2020, Rivan dinobatkan sebagai transformational leader KB Bukopin.

Dari segi kepemimpinan, gaya komunikasi Rivan yang luwes turut membuat citra KB Bukopin sebagai perseroan yang aktif menyampaikan perkembangannya.

Sejak Oktober 2020 hingga saat ini, KB Bukopin berhasil mendapatkan sejumlah pengakuan atas penguatan dan perbaikan kondisi perseroan. Contohnya, kenaikan peringkat dari Fitch Ratings menjadi AAA, lalu disusul kenaikan peringkat Pefindo tingkat tertinggi idAAA pada Juni 2021.

Berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT KB Bukopin, jabatan President Director KB Bukopin kini diisi oleh Chang Su-choi yang sebelumnya menjabat sebagai Komisaris KB Bukopin.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau