Advertorial

Semangati Pejuang Jerawat, Harlette Beauty Luncurkan Kampanye #pejuangkulitsehat di Instagram

Kompas.com - 24/06/2021, 09:35 WIB

KOMPAS.com – Jerawat merupakan salah satu masalah kulit yang kerap membuat penderitanya tidak percaya diri.

Saat jerawat meradang, kebanyakan orang merasa enggan keluar rumah dan memilih bersembunyi di dalam kamar saja.

Hal tersebut juga pernah dialami oleh CEO Harlette Beauty Valencia. Ia mengatakan, tidak ingat berapa kali merasa terpuruk karena masalah jerawat.

“Saya jadi enggak bisa makan sambal dan gorengan yang saya suka. Saya juga malas bertemu orang serta takut tampil di depan umum,” ujar Valencia dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (22/6/2021).

Untuk mengatasi jerawat, ia sudah mencoba berbagai cara yang biasa dilakukan kebanyakan orang, tetapi hasilnya nihil. Saat itu, jerawat tetap menjadi masalah dalam hidupnya.

Selain membuat tidak percaya diri, jerawat juga rentan membuat penderitanya stres. Bahkan, masalah jerawat juga dapat memicu depresi.

Celakanya, stres dapat memicu timbulnya jerawat baru. Saat stres, tubuh akan memproduksi hormon kortisol yang merangsang kelenjar minyak di kulit sehingga memicu timbulnya jerawat. Oleh karena itu, penderita jerawat sebaiknya menghindari stres berlebih.

Saat merawat kulit berjerawat, hasil akhir berupa tampilan kulit yang mulus tanpa noda dan jerawat sebaiknya tidak dijadikan fokus. Anda yang memiliki masalah jerawat perlu terlebih dahulu memikirkan cara untuk memiliki kulit yang sehat.

Dengan memiliki kulit yang sehat, regenerasi sel akan lebih cepat terjadi. Alhasil, ketika terjadi masalah, kulit akan lebih cepat membaik.

Memahami peliknya masalah jerawat, Valencia mengatakan, Harlette Beauty sebagai salah satu merek skincare mendukung dan menyemangati para pejuang jerawat melalui kampanye #pejuangkulitsehat di Instagram.

Kampanye #pejuangkulitsehat. Dok. Harlette Beauty Kampanye #pejuangkulitsehat.

Kampanye tersebut merupakan bentuk dedikasi yang diberikan Harlette Beauty kepada semua penderita jerawat yang merasa tertekan atau minder.

Valencia pun menyemangati orang-orang yang sedang mengalami masalah kulit, baik jerawat maupun masalah kulit lain.

“Kampanye ini dibuat untuk mengingatkan kita, kalau you are not alone. Ada teman- teman pejuang kulit sehat di sini yang bisa menjadi support system buat kita. Dan saya yakin, perjuangan ini akan jadi lebih mudah kalau kita melaluinya bersama-sama,” ujar Valencia.

Pada kampanye tersebut, para pejuang kulit sehat diajak untuk berani menceritakan perjuangannya menuju kulit sehat melalui kolom komentar di Instagram @harlettebeauty, baik melalui Story maupun Feed .

Kemudian, Harlette Beauty akan membagikan bandana slayer sebagai simbol #pejuangkulitsehat kepada 50 orang yang beruntung.

“Kampanye ini saya dedikasikan untuk kita semua, para pejuang kulit sehat. Semoga kita bisa terus semangat melawan stigma negatif tentang jerawat dan bisa saling men-support satu sama lain,” kata Valencia.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau