Advertorial

Intip 5 Tips Detoks Alami Berikut untuk Jaga Imunitas Tubuh

Kompas.com - 25/06/2021, 08:57 WIB

KOMPAS.com – Suka atau tidak suka, tiap hari tubuh terpapar oleh racun atau zat toksin. Zat ini bisa datang dari mana saja, baik dari makanan, minuman, maupun udara.

Untuk mengatasi hal tersebut, tubuh punya mekanisme detoksifikasi tersendiri secara alami. Zat-zat toksin yang masuk ke dalam tubuh didetoks melalui ginjal, usus, hati, dan kulit. Kemudian, racun hasil detoksifikasi tersebut dikeluarkan dari tubuh bersama keringat dan air seni.

Namun terkadang, detoksifikasi yang dilakukan organ-organ tersebut tidak berjalan optimal karena beberapa hal. Salah satunya adalah penurunan sistem imun tubuh.

Untuk itu, ada baiknya Anda membantu tubuh untuk membersihkan racun melalui sejumlah aktivitas berikut.

  1. Puasa

Puasa merupakan salah satu cara untuk melakukan pembersihan tubuh dari racun. Saat berpuasa, tubuh tidak menerima asupan air dan makanan selama beberapa jam.

Hal tersebut kemudian dimanfaatkan oleh tubuh untuk membersihkan diri dan beristirahat. Tak hanya itu, dengan berpuasa, tubuh juga jadi dapat mereset fungsinya kembali. Tubuh pun bisa melakukan pemulihan dan penyegaran.

  1. Perbanyak konsumsi air putih

Tidak sekadar menghilangkan dahaga, konsumsi air putih juga bisa membantu mengeluarkan zat-zat racun yang membahayakan tubuh. Pasalnya, tubuh manusia terdiri dari 80 persen air.

Adapun untuk membantu mengeluarkan racun dari dalam tubuh, Anda disarankan mengonsumsi air putih minimal 2-2,5 liter untuk orang dewasa per hari.

Selain air putih, Anda juga bisa mengonsumsi air lemon atau infused water pada pagi hari agar detoksifikasi dalam tubuh lebih maksimal.

  1. Olahraga rutin

Berolahraga dapat meningkatkan sirkulasi darah sekaligus menghilangkan racun dalam tubuh. Sebab, saat melakukan aktivitas fisik, tubuh akan mengeluarkan keringat yang mengandung arsenik, kadmium, timbal, dan merkuri melalui kulit.

Agar optimal, Anda disarankan untuk berolahraga secara rutin minimal 2-3 kali dalam seminggu dengan durasi waktu 30-60 menit. Dengan begitu, tubuh akan terbantu dalam mengeluarkan zat-zat toksin.

Manfaat lain olahraga ialah tubuh akan terasa lebih bugar, segar, dan terhindar dari berbagai macam penyakit.

Sido Muncul Kapsul JSH dapat membantu memelihara kesehatan dengan menyerap toksin di saluran cerna.Dok. Sido Muncul Sido Muncul Kapsul JSH dapat membantu memelihara kesehatan dengan menyerap toksin di saluran cerna.

  1. Atur makanan yang dikonsumsi

Cara selanjutnya adalah mengatur makanan yang dikonsumsi. Sebagai contoh, Anda perlu menghindari junk food serta perbanyak mengonsumsi buah dan sayuran.

Sayur dan buah dapat membantu detoksifikasi dalam tubuh. Tidak hanya itu, kedua jenis makanan sehat tersebut mengandung banyak zat penting yang dapat membantu mengoptimalkan fungsi tubuh. Contohnya saja, antioksidan yang dapat membantu mendorong racun keluar dari tubuh.

Beberapa jenis sayur dan buah yang direkomendasikan untuk membantu detoksifikasi tubuh, di antaranya adalah bayam, wortel, apel, jeruk, biji-bijian, dan kacang-kacangan.

Selain makanan tersebut, Anda bisa pula mengonsumsi herbal untuk mengoptimalkan proses detoks. Salah satu herbal tersebut adalah Kapsul JSH dari Sido Muncul.

Kapsul JSH merupakan pelopor herbal alkali di Indonesia dan inovasi dari Sido Muncul dalam mengembangkan produk alkali untuk detoks. Diformulasi dari ekstrak charcoal yang dapat membantu memelihara kesehatan dengan menyerap toksin saluran cerna.

Untuk diketahui, ekstrak charcoal yang terkandung dalam Kapsul JSH bukan merupakan karbon aktif murni, melainkan telah diproses secara modern sehingga larut dalam air.

Demi menjamin kualitas produk, Kapsul JSH diproduksi di pabrik modern dan higienis berstandar good manufacturing practices (GMP). Tidak hanya itu, herbal ini juga telah melalui uji laboratorium bersertifikasi ISO dan sudah dinyatakan halal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Kapsul JSH dapat digunakan bersama obat lain dengan selang waktu 2-3 jam, baik sebelum maupun sesudahnya. Jeda waktu tersebut berfungsi agar konsumsi herbal tidak memengaruhi penyerapan manfaat dari obat lain.

Untuk dosis, produk herbal berisi 50 kapsul tiap botol tersebut dikonsumsi 3 kali sehari dengan takaran 2 kapsul tiap sekali konsumsi.

Kapsul JSH bisa Anda dapatkan di Indomaret, Century, Watsons, Boots, apotek, dan toko obat terdekat. Selain itu, Anda juga bisa membelinya secara online melalui website resmi Sido Muncul di www.sidomunculstore.com dan Official Store Sido Muncul di Tokopedia, Shopee, Blibli, Bukalapak, Lazada, dan JD.id.

  1. Istirahat yang cukup

Selain mengatur pola makan dan berolahraga secara rutin, detoksifikasi bisa terbantu dengan beristirahat yang cukup. Hal ini dilakukan agar tubuh tetap dalam kondisi baik sehingga energi tetap maksimal sepanjang hari.

Detoksifikasi tubuh juga bisa didorong dengan menjaga pikiran tetap waras. Beberapa cara bisa dilakukan, seperti membaca buku, berjalan-jalan, menonton film, atau melakukan kegiatan yang disukai lainnya.

Itulah lima cara yang bisa dilakukan untuk membantu detoksifikasi di dalam tubuh. Ingat, jaga terus sistem imun agar tubuh tetap sehat dan organ-organ detoksifikasi bekerja secara optimal.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau