Advertorial

Discover Indonesia, Sajikan Keindahan Indonesia di Negara Ratu Elizabeth

Kompas.com - 29/06/2021, 14:32 WIB

KOMPAS.com - Acara tahunan dari Perkumpulan Pelajar Indonesia (PPI) di Kota Newcastle, United Kingdom (UK), Discover Indonesia kembali digelar secara online pada 19-21 Juni 2021.

Gelaran tersebut diadakan dengan tujuan untuk mempromosikan kultur Indonesia secara internasional kepada masyarakat Inggris.

Tahun ini, PPI Newcastle mengusung tema “Jelajah” yang mempersembahkan berbagai kultur Indonesia melalui makanan, musik tradisional, pertunjukan teater drama, dan juga tari-tarian daerah khas Indonesia.


Pada tahun-tahun sebelumnya, Discover Indonesiayang digelar secara offline berhasil menarik perhatian masyarakat Inggris. Lebih dari 1.000 orang ikut menyemarakkan acara tersebut.

Namun, karena pandemi Covid-19, Discover Indonesia harus dilaksanakan secara online. Meski begitu, penonton tetap antusias dan menikmati event ini dari awal sampai akhir.

Adapun acara Discover Indonesia 2021 dibagi menjadi dua bagian, yaitu Semarak dan Retorik. Semarak merupakan bazar yang diadakan dalam satu hari.

 Antrian Panjang di Semarak, Newcastle University Tent. Dok. Discover Indonesia 2021 Antrian Panjang di Semarak, Newcastle University Tent.

Newcastle University Tent dipilih menjadi lokasi Semarak. Sebab, lokasi ini merupakan daerah yang ramai dilewati oleh warga lokal.

Hampir ratusan orang mengikuti bazar tersebut dengan mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah Inggris.

Komunitas pelajar Indonesia juga membagikan makanan Indonesia dan goodie bag secara gratis untuk mereka yang datang ke bazar tersebut.

Sementara itu, Retorik merupakan pertunjukan drama teater musikal yang diadakan secara virtual. Perpaduan drama, tarian, dan musik tradisional Indonesia yang berasal dari Aceh, Bali, Nusa Tenggara Timur, Sumatera Utara, dan Sulawesi Selatan menjadi pertunjukan yang dinantikan.

Pertunjukan Tari Saman di Retorik Night, Discover Indonesia.Dok. Discover Indonesia 2021 Pertunjukan Tari Saman di Retorik Night, Discover Indonesia.

Daerah-daerah tersebut dipilih untuk merepresentasikan keberagaman budaya yang ada di Indonesia. Retorik bercerita tentang seorang pria yang bermigrasi ke Inggris. Namun, sebelum pergi, dia ingin menghabiskan sisa waktunya untuk menjelajah Indonesia.

Sang pria kemudian bertemu dengan seorang gadis bernama Annisa yang akhirnya menemani berkeliling dan menjelajahi Indonesia bersama.

Sebagai informasi, dibutuhkan waktu kurang lebih enam bulan dan 50 orang untuk mempersiapkan bazar dan pertunjukan teater drama musikal tersebut. Mulai dari konsep cerita hingga panggung dipersiapkan sendiri oleh para pelajar Indonesia dengan matang.

Melihat tingginya antusiasme dari warga lokal Inggris dan juga penonton dari Indonesia, acara ini berjalan dengan sukses.

Sampai jumpa lagi di Discover Indonesia 2022! Untuk info lebih lanjut, silakan follow Instagram @discoverindonesiancl dan @ppi_newcastleuk.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau