Advertorial

Antisipasi Banjir Jakarta, PT Kemenangan Donasikan 20 Kapal PE kepada BNPB DKI

Kompas.com - 29/06/2021, 15:07 WIB

KOMPAS.com – Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta yang merupakan pusat pemerintahan dan ekonomi negara Indonesia kerap mengalami banjir sejak dulu.

Oleh karena itu, perusahaan swasta nasional yang menyediakan produk maritim sejak 1954, PT Kemenangan, tergerak untuk membantu penanganan banjir.

PT Kemenangan berinisiatif menyerahkan bantuan 20 kapal polyethylene (PE) dengan merek Keman Boat kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jumat (25/6/2021).

Acara serah terima tersebut dilakukan oleh sales PT Kemenangan Sinta Desmiati, Subdirektorat Perencanaan dan Pemenuhan Kebutuhan BNPB Pambudi Suryono Jati, Direktur Operasional PT Kemenangan Imanuel Masman, Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB Prasinta Dewi, serta Direktorat Optimasi Jaringan Logistik dan Peralatan BNPB Ibnu Asur.

“Kapal-kapal plastik itu akan digunakan BNPB untuk kepentingan evakuasi warga setempat bila terjadi banjir,” bunyi siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (29/6/2021).

Menurut keterangan pihak PT Kemenangan, kapal atau perahu sekoci dari bahan PE memiliki material yang kuat dan kokoh. Ini berbeda dengan perahu karet atau inflatable boat yang rentan bocor.

Penandatanganan berita acara serah terima donasi kapal PE dari PT Kemenangan kepada BNPB. DOK. PT Kemenangan Penandatanganan berita acara serah terima donasi kapal PE dari PT Kemenangan kepada BNPB.

Untuk diketahui, saat BNPB melakukan misi penyelamatan, perahu-perahu rescue boat harus melalui medan yang tidak biasa. Pasalnya, luapan air kerap membawa sampah dan material-material yang tidak lazim berada di jalanan, seperti benda tajam yang dapat merobek lambung perahu karet.

Oleh karena itu, kehadiran kapal berbahan PE amat berguna karena dapat meminimalisasi risiko kapal sobek saat bertugas.

Selain antibocor, Keman Boat juga memiliki bobot yang ringan. Berat satu buah kapal hanya 45 kilogram (kg). Walau ringan, kapal PE dapat memuat kapasitas maksimum seberat 320 kilogram atau sebanyak 4 orang. Kapal PE dapat menggunakan motor tempel ataupun dayung.

Sebagai informasi, kapal PE dengan brand Keman Boat dibuat di pabrik PT Kemenangan yang berada di kawasan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

PT Kemenangan berharap agar produk Keman Boat dapat dipakai lebih banyak di Indonesia, khususnya instansi pemerintah.

Hal tersebut pun sesuai instruksi presiden Joko Widodo bahwa instansi pemerintah dianjurkan untuk menggunakan produk-produk dalam negeri.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk Keman Boat, Anda bisa mengunjungi laman https://www.kemanboat.com/.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau