Advertorial

Bintang Itaewon Class, Park Seo Jun Minta Maaf Atas Ulah Blibli, Ada Apa?

Kompas.com - 02/07/2021, 08:26 WIB
Tangkapan layar dari video permintaan maaf Park Seo-joon Dok. BlibliTangkapan layar dari video permintaan maaf Park Seo-joon

KOMPAS.com – Nama Park Seo Jun sepertinya tidak lagi asing di telinga penggemar Korean Drama (K-Drama). Sosok tersebut kerap menghiasi sejumlah serial drama dan film populer asal Negeri Ginseng. Sebut saja, What's Wrong with Secretary Kim, Itaewon Class, Parasite, dan Midnight Runners.

Belum lama ini, Park Seo-joon menghebohkan jagat maya Tanah Air lantaran permohonan maafnya atas perbuatan platform e-commerce kenamaan, Blibli.

Untuk diketahui, Park Seo Jun baru saja ditunjuk sebagai international brand ambassador platform e-commerce tersebut.

Chief Financial Officer (CFO) Blibli Hendry lantas turun tangan menanggapi kejadian itu.

Dalam rilis yang diterima Kompas.com, Rabu (30/6/2021), ia mengatakan bahwa ada sejumlah hal yang tidak bisa pihaknya berikan kepada pelanggan maupun penjual. 

“Bahkan, ini sudah berlangsung selama bertahun-tahun sehingga akhirnya kami memutuskan untuk menyampaikan permohonan maaf secara resmi,” kata Hendry.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Karena itu, Hendry melanjutkan, Blibli minta maaf. Ia pun memaparkan hal yang tidak bisa Blibli berikan sepanjang 10 tahun hadir di Indonesia. Berikut ulasannya.

Tidak mengizinkan berjualan produk palsu

Blibli menerapkan sistem kurasi superketat untuk setiap barang yang hendak dijual. Untuk menjaga kualitas tinggi, Blibli melakukan kurasi untuk memastikan bahwa produk berasal dari original brand principal, distributor dan reseller.

Jika nantinya kamu menerima barang yang tidak sesuai atau palsu, Blibli siap menggantinya dengan barang yang sesuai. Layanan penukaran ini bisa dimanfaatkan secara gratis selama masih dalam batas waktu yang ditetapkan, yaitu 15 hari sejak produk diterima.

Tidak membebankan ongkir

Ada kalanya seseorang menunda berbelanja lantaran biaya ongkos kirim (ongkir) yang terbilang mahal. Belum lagi durasi pengiriman juga lama.

Di Blibli, pelanggan tidak akan menemukan kendala itu. Berkat dukungan sejumlah layanan pengiriman, termasuk armada pengiriman BES, platform ini siap mengantarkan pesanan pelanggan secara tepat waktu.

Akan tetapi, Blibli tidak bisa menerima ongkir dari pelanggan. Platform yang memiliki 20 warehouse di seluruh Indonesia tersebut justru menggratiskan layanan pengiriman. Menariknya, program gratis ongkir itu bisa digunakan berkali-kali.

Tidak bisa berhenti meladeni pelanggan

Karena pembeli adalah raja, Blibli menyiagakan staf customer care selama 24 jam penuh supaya dapat merespons tanggapan atau pertanyaan dari pelanggan.

Layanan itu bisa diakses melalui fitur chat pada aplikasi Blibli, e-mailcustomer.care@blibli.com, dan nomor telepon di 0804-1-871-871. 

Tidak bisa menahan semangat pelanggan dalam berbelanja

Di samping perkara ongkir, faktor harga barang yang tidak terjangkau juga kerap membuat pelanggan menunda untuk berbelanja.

Barang belanjaan biasanya diamankan di keranjang untuk dibayar kemudian hari. Namun, bukannya aman, barang tersebut malah diserobot pembeli lain.

Melihat kondisi itu, Blibli akhirnya memberikan 10 metode pembayaran agar pelanggan bisa berbelanja dengan puas. Salah satunya, paylater (cicilan).

Kemudian, ada uang elektronik, kartu kredit maupun debit, internet banking, dan transfer virtual account bagi pelanggan yang ingin membayar belanjaan secara tunai.

Saat ini, Blibli telah bekerja sama dengan 38 mitra keuangan. Karena itu, Blibli meminta maaf jika pelanggan tidak bisa menahan diri untuk berbelanja. Terlebih, platform ini bakal menggelar berbagai promo belanja menarik pada Juli 2021.

Untuk menambah kenyamanan berbelanja, Blibli juga memberikan fasilitas Click and Collect. Lewat fitur ini, pelanggan bisa datang ke toko untuk melihat, memastikan kualitas, dan membawa pulang barang dengan cepat.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.