Advertorial

Anak Usaha Pertamina Bantu Pasokan Oksigen untuk Perawatan Pasien Covid-19

Kompas.com - 06/07/2021, 10:53 WIB

KOMPAS.com – PT Pertamina (Persero) melalui sinergi anak usahanya mendukung pemerintah memenuhi kebutuhan oksigen untuk pasien Covid-19.

Pertamina akan membantu menyalurkan, menyediakan infrastruktur, hingga sarana dan fasilitas pendukung untuk memastikan pasokan okesigen medis bagi rumah sakit terpenuhi. Oksigen untuk kebutuhan medis akan dipasok melalui fasilitas tanki oksigen yang dioperasikan oleh Pertamina Group, ISO Tank. 

Saat ini, Pertamina sedang mengirimkan oksigen dengan kapal laut. Sebanyak 21 ISO Tank dan dari Morowali, Sulawesi Tengah dan 6 ISO Tank dari Balikpapan, Kalimantan Timur dijadwalkan tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, masing-masing pada Selasa (6/7/2021) dan Jumat (9/6/2021). Kedua ISO Tank memiliki kapasitas 20 ton.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menyatakan, penyediaan tangki oksigen akan dilakukan oleh subholding gas. Sementara, koordinasi transportasi darat untuk pendistribusiannya akan dilakukan oleh subholding commercial and trading. Keduanya akan berada di bawah koordinasi Direktorat Logistik, Supply Chain, dan Infrastruktur Pertamina.

“Pertamina juga menugaskan Corporate Secretary untuk berkoordinasi di lapangan dengan stakeholder, yakni kementerian sektor dan badan usaha, baik badan usaha milik negara (BUMN) maupun swasta. Tujuannya, untuk memastikan sasaran dan kelancaran penyaluran oksigen,” kata Nicke dalam keterangan tertulis, Selasa.

Untuk diketahui, sebelumnya Pertamina melalui subholding gas-nya juga telah mengirimkan bantuan oksigen untuk keperluan medis kepada 10 rumah sakit di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Total volume oksigen yang dikirim mencapai 29.9 ton.

Penambahan pasokan oksigen dengan volume 16,5 ton juga tengah dilakukan untuk Rumah Sakit (RS) Sardjito dan RS PKU Muhammadiyah, Yogyakarta.

Nicke menjelaskan, penyaluran oksigen difokuskan untuk wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta karena berdasarkan informasi dari Satuan Tugas Khusus (Satgas) Oksigen Nasional terdapat keterbatasan oksigen untuk rumah sakit di wilayah tersebut.

“Gerak cepat ini merupakan salah satu bukti kontribusi Pertamina dalam mendukung Pemerintah dan membantu masyarakat yang sedang terpapar Covid-19 dan membutuhkan penanganan serius di rumah sakit, ” kata Nicke.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau