Advertorial

Kejar ISO 37001, BJB Gelar Kick Off Meeting SMAP

Kompas.com - 14/07/2021, 20:20 WIB

KOMPAS.com – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJB) menggelar kick off meeting penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) atau The International Organization for Standardization (ISO) 37001, Selasa (13/7/2021).

Hal tersebut dilakukan sebagai wujud komitmen perusahaan dalam penerapan good corporate governance (GCG) sekaligus mendukung semangat pemberantasan korupsi yang digalakkan pemerintah.

Pada acara tersebut, Direktur Utama BJB Yuddy Renaldi dan Komisaris Utama Independen BJB Farid Rahman menandatangani Komitmen Bersama untuk melaksanakan SMAP berdasarkan ISO 37001:2016.

Sebagai informasi, acara tersebut turut dihadiri Direktur Operasional BJB Tedi Setiawan, Direktur Keuangan BJB Nia Kania, dan Direktur Komersial dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) BJB Nancy Adistyasari.

Yuddy Renaldi mengatakan, penerapan ISO 37001 SMAP di lingkungan BJB merupakan pengimplementasian Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2016 tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Tahun 2016 dan 2017.

Pelaksanaan kick off meeting tersebut, lanjut Yuddy, adalah bagian dari komitmen awal BJB untuk meraih sertifikat SNI ISO 37001 2016 SMAP pada akhir 2021.

“Kami berharap, BJB mendapatkan sertifikat SNI ISO 37001 2016 SMAP pada akhir November 2021. Untuk mencapai target tersebut, perusahaan sudah membentuk tim task force sebagai Tim Fungsi Kepatuhan Anti Penyuapan (FKAP) dan tim supporting yang mengawal pelaksanaannya,” ujar Yuddy dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (14/7/2021).

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau