Advertorial

Gelar Vaksinasi Massal, Pertamina Dukung Pemerintah Percepat Herd Immunity

Kompas.com - 24/07/2021, 16:37 WIB

KOMPAS.com – PT Pertamina (Persero) terus mendukung upaya percepatan penanganan Covid-19 di Indonesia.

Selain distribusi oksigen medis dan menyelesaikan pembangunan rumah sakit (RS) modular darurat ketiga di Tanjung Duren, Jakarta, Pertamina juga mendukung upaya pemerintah membentuk herd immunity melalui program vaksinasi

Program vaksinasi Pertamina tersebut diselenggarakan mulai 24 Juli hingga 2 Agustus 2021 di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta. Sebanyak 10.000 vaksin telah disiapkan.

Pejabat sementara (Pjs) Senior Vice President Corporate Communications and Investor Relations Pertamina Fajriyah Usman mengatakan, dari kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan selama sepuluh hari tersebut diharapkan bisa mencapai target sebanyak 1.000 peserta vaksin per hari.

"Vaksinasi ini tidak hanya untuk Pertamina dan keluarganya, tetapi juga terbuka untuk masyarakat umum. Masyarakat dapat mengakses program vaksinasi di Pertamina melalui aplikasi Jaki atau mendaftar di Kelurahan Gambir," jelas Fajriyah dalam rilis yang diterima Kompas.com, Sabtu (24/7/2021).

Pada pelaksanaan program vaksinasi tersebut, Pertamina bersinergi dengan Pertamedika-IHC mengerahkan sebanyak 55 tenaga kesehatan (nakes).

Direktur Klinik Pertamedika-IHC Devi Desianti berharap, program vaksinasi itu akan dapat membantu menyelamatkan teman, kerabat, dan orang tua agar lebih sehat setelah divaksin dan melindungi banyak masyarakat di Indonesia.

"Kami sebagai tenaga kesehatan sudah dalam kondisi all out. Kami bersedia mengorbankan waktu, tenaga, dan pikiran. Untuk itu, bagi masyarakat tolong dijaga kesehatannya dan menjalankan protokol kesehatan dengan sebaik-baiknya," ujar Devi.

Salah satu peserta vaksinasi yang berasal dari Bekasi, Galuh (29), mengungkapkan terima kasih kepada Pertamina atas program vaksinasi tersebut.

Galuh berharap bisa lebih sehat lagi setelah divaksin sehingga kekebalan tubuhnya bertambah dan meminimalisasi risiko penularan.

"Saya dapat info dari grup WhatsApp bahwa Pertamina Pusat mengadakan vaksinasi, kemudian saya apply. Terima kasih kepada Pertamina,” kata Galuh.

Dia berpesan kepada masyarakat yang belum melakukan vaksinasi agar segera divaksin. Dengan begitu, herd immunity bisa tercapai dan pandemi Covid-19 cepat berakhir.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau