Advertorial

Mendagri Apresiasi Realisasi Pencairan Dana Insentif Nakes di Tangsel Capai 98 Persen

Kompas.com - 28/07/2021, 10:03 WIB

KOMPAS.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengapresiasi langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) atas realisasi pencairan dana insentif tenaga kesehatan daerah (inakesda) yang hampir menyentuh 100 persen.

Hal itu disampaikan Mendagri usai melakukan rapat koordinasi di Tangsel, Banten, Selasa (27/7/2021).

“Saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada Kota Tangsel. Sebab, pencairan dana untuk insentif tenaga kesehatan sudah terealisasi lebih kurang 98 persen," katanya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (28/7/2021).

Seperti diketahui, pencairan dana inakesda menjadi perhatian serius Presiden Joko Widodo. Pasalnya, tenaga kesehatan (nakes) merupakan garda terdepan dalam penanganan pandemi Covid-19 sehingga pemenuhan haknya harus segera direalisasikan.

"Ini menjadi atensi Presiden (Jokowi). Berulang-ulang beliau menyampaikan kepada saya dan saya diperintahkan untuk meyakinkan pencairan insentif tenaga kesehatan yang menjadi tanggung jawab daerah," tuturnya.

Selain Tangsel, apresiasi serupa juga dialamatkan kepada Pemkot Depok. Adapun Pemkot Depok mampu merealisasikan pencairan dana inakesda sebesar 100 persen.

Mendagri pun berharap, capaian tersebut dapat segera dilakukan pemerintah daerah lainnya.

"Saya memberikan apresiasi sangat tinggi. Tolong, beberapa wilayah lain, anggaran insentif nakesnya yang sudah ada itu (segera) dicairkan," imbau Mendagri.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau