Advertorial

Kemenkominfo Luncurkan Program Hub.id guna Tingkatkan Potensi Startup di Indonesia

Kompas.com - 29/07/2021, 13:30 WIB
Direktur Jenderal Aptika Kemenkominfo Semuel Abrijani. DOK. KemenkominfoDirektur Jenderal Aptika Kemenkominfo Semuel Abrijani.

KOMPAS.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) secara resmi meluncurkan program business matchmaking bagi startup Indonesia, yakni Hub.id.

Program tersebut memberi ruang bagi startup di Indonesia untuk memperoleh akses pendanaan, kerja sama bisnis, dan jenis kemitraan lainnya.

Startup terpilih bisa mendapatkan fasilitas tersebut setelah melalui serangkaian proses yang meliputi speed mentoring, business matchmaking, networking session, dan Demo Day.

Adapun pendaftaran program Hub.id dibuka sejak Kamis (28/7/2021) hingga Jumat (13/8/2021).

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kemenkominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan, program Hub.id merupakan wujud konsistensi perhatian Kemenkominfo terhadap startup di Indonesia.

“Hub.id merupakan rangkaian dari program pengembangan ekosistem #StartupDigital untuk meningkatkan kualitas startup,” ujar Semuel dalam rilis yang diterima Kompas.com, Rabu (28/7/2021).

Untuk diketahui, program #StartupDigital diawali dengan Kelas Beta. Dalam kelas ini, para pelaku startup dibekali pengetahuan dan keahlian dasar dalam dunia bisnis rintisan. Selanjutnya, #StartupDigital dilanjutkan dengan program 1.000 Startup Digital yang bertujuan mencari serta mengkurasi ide kreatif dan tim untuk membuat produk inovatif.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah mengikuti program 1.000 Startup Digital, para founder startup dapat mengikuti sesi mentoring secara intensif dari para ahli.

Melalui pelatihan itu, para founder  akan mendapatkan wawasan, kemampuan teknikal, peningkatan mental, serta kemampuan untuk menghadapi industri startup yang dinamis. Dengan begitu, mereka mampu mengembangkan produk sesuai kebutuhan konsumen.

Semuel menambahkan, Kemenkominfo memiliki tugas penting untuk mewujudkan arahan Presiden Joko Widodo, yakni kedaulatan dan kemandirian digital dalam transformasi digital Indonesia. Guna mewujudkan visi tersebut, para pelaku startup harus menjadi pemenang di negeri sendiri.

Disebutkan pula olehnya bahwa Kemenkominfo juga mendorong penguasaan teknologi digital mutakhir untuk anak bangsa.

“Melalui program Hub.id, kami ingin menumbuhkan inisiatif yang mendorong pertumbuhan dan perkembangan ekosistem startup digital yang mandiri secara konsisten. Startup Indonesia harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” kata Semuel.

Pada kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Ekonomi Digital Direktorat Jenderal Aptika Kemenkominfo I Nyoman Adhiarna mengatakan, program Hub.id dapat diikuti startup yang berada di tahap praseri A hingga tahap lanjut (later stage).

Plt Direktur Ekonomi Digital Direktorat Jenderal Aptika Kemenkominfo I Nyoman Adhiarna. DOK. Kemenkominfo Plt Direktur Ekonomi Digital Direktorat Jenderal Aptika Kemenkominfo I Nyoman Adhiarna.

“Sasaran program tersebut adalah 50 startup digital yang memiliki strategi bisnis atau yang telah siap menjalankan bisnis selama lebih dari 6 bulan. Artinya, mereka sudah punya traction dan produknya sudah digunakan" kata I Nyoman.

Nyoman menambahkan, terdapat tujuh fokus bisnis yang menjadi sasaran program Hub.id, antara lain pertanian dan kemaritiman, kesehatan, logistik, pariwisata, pendidikan, keuangan, dan smart city.

Nantinya, startup terpilih, akan mengikuti speed mentoring secara daring dengan praktisi berpengalaman di bidangnya. Para mentor pendamping terdiri dari para founder atau C-level dari startup ternama, pelaku industri, dan perusahaan modal ventura.

Nyoman melanjutkan, fokus utama dari Hub.id adalah pelaksanaan business matchmaking. Kegiatan ini bertujuan untuk mempertemukan startup dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), korporasi swasta, dan institusi pemerintah. Nantinya, para peserta dikurasi sesuai dengan sektor bisnis (vertical) startup.

Pada sesi kedua, peserta akan mengikuti networking session di sepuluh kota. Kegiatan ini menghadirkan perwakilan korporasi swasta di daerah, akademisi, pemerintah daerah, dan pelaku industri lainnya.

Nyoman mengatakan, Melalui kedua kegiatan tersebut, startup dapat menjalin kerja sama strategis dengan para korporasi dan lembaga pemerintah yang memiliki kesamaan visi dan misi dengan bisnis yang mereka bangun.

"Para stakeholder pun diharapkan dapat membantu startup melakukan penetrasi ke pasar-pasar daerah. Hal ini merupakan gagasan utama dari program Hub.id sesuai dengan tagline #StartWithNetwork," ujar Nyoman.

Pada puncak acara Hub.id, yaitu Demo Day, startup terpilih berkesempatan mempresentasikan bisnis dan produknya di hadapan investor dari berbagai negara atau demo day. Acara ini akan diselenggarakan dalam dua batch selama dua hari dengan mengundang perwakilan pemodal ventura, angel investor, dan investor lainnya.

Pihak Kemenkominfo berharap, program Hub.id dapat berjalan rutin setiap tahun. Pemerintah Indonesia dan Kemenkominfo tidak akan mengambil bagian sebagai shareholder atas bisnis startup yang terlibat demi menjaga keberlangsungan bisnis dan investasi startup.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut soal Hub.id, Anda bisa mengunjungi media sosial @kemenkominfo dan laman www.hub.id.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.