Advertorial

Bosan di Rumah? Ini Rekomendasi Penginapan di Sentul buat Staycation

Kompas.com - 30/07/2021, 13:48 WIB

KOMPAS.com – Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 membuat seluruh fasilitas hiburan dan obyek wisata kembali ditutup. Alhasil, staycation kembali jadi alternatif liburan bagi sebagian orang untuk mengusir kebosanan di rumah.

Adapun salah satu destinasi staycation yang bisa jadi pertimbangan adalah Sentul. Berada di kaki Pegunungan Jonggol-Hambalang membuat desa yang terletak di Kecamatan Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat (Jabar) ini berudara sejuk.

Selain adem, panorama Sentul juga terbilang menakjubkan, terutama saat malam hari. Kamu akan disuguhkan pemandangan kilauan lampu-lampu rumah penduduk.

Bukan itu saja, Sentul juga memiliki pusat kuliner populer yang siap memanjakan perut. Sebut saja, Sate Kiloan Sentul, Ikan Bakar Bambu Karimata, dan Pasar Ah Poong Sentul. Tak heran, banyak orang, khususnya dari Jakarta, menjadikan daerah ini sebagai destinasi pelesiran. 

Untuk urusan menginap, kamu tak perlu khawatir. Pasalnya, Sentul menyediakan beragam jenis penginapan, mulai dari hotel, villa, hingga apartemen.

Namun, sebelum memutuskan staycation, simak panduan menginap aman di masa pandemi Covid-19 berikut.

  1. Kondisi badan harus sehat

Ada baiknya, staycation dilakukan saat tubuh dalam keadaan bugar sehingga kamu dapat menikmati momen liburan tersebut. Karena itu, tak ada salahnya untuk memeriksa kesehatan sebelum pergi.

Jika merasa kurang fit, sebaiknya tunda rencana staycation hingga kamu kembali sehat. Pasalnya, daya tahan tubuh cenderung menurun pada kondisi tersebut sehingga tubuh akan mudah diserang penyakit.

  1. Pastikan hotel bersertifikat CHSE

Sertifikasi cleanliness, health, safet, and environment sustainability (CHSE) merupakan sertifikat yang dikeluarkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk industri pariwisata, seperti hotel. Sertifikat ini menjadi tanda bahwa pelaku industri pariwisata mampu memberikan jaminan kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan kepada wisatawan.

Ada banyak hotel di Sentul yang telah tersertifikasi CHSE. Sebut saja, Harris Hotel Sentul yang berlokasi di kompleks Sentul International Convention Centre (SICC) dan Aston Sentul Lake Resort yang berada di Jalan Pakuan Nomor 3.

  1. Cek fasilitas

Kamar-kamar di Harris Hotel Sentul, misalnya, memiliki gaya rancangan modern dengan dekorasi warna-warna berani. Setiap kamar di hotel ini dilengkapi televisi (TV) layar datar, koneksi WiFi, brankas pribadi, serta fasilitas membuat teh dan kopi.

Untuk urusan kuliner, kamu tak perlu khawatir karena di hotel tersebut terdapat Harris Cafe yang menyediakan berbagai hidangan, baik Indonesia, Asia, maupun Barat.

Fasilitas yang tak jauh beda juga tersedia di Aston Sentul Lake Resort. Setiap kamar di penginapan ini dilengkapi TV layar datar dengan jaringan kabel, koneksi WiFi, brankas, kulkas kecil, serta kamar mandi berikut perlengkapan mandi gratis. Menariknya, semua kamar di Aston Sentul Lake Resort memiliki area untuk duduk atau bersantai.

Untuk kebutuhan makan dan minum, kamu bisa bertandang ke restoran yang disediakan penginapan tersebut. Ada pula Barata Coffee Shop yang menyajikan sarapan prasmanan dengan masakan khas Indonesia dan Barat.

  1. Hindari kerumunan

Sebagai fasilitas umum, tentu kamu akan bertemu dengan pengunjung lain di hotel. Contohnya, di lobi, di restoran hotel, dan lift.

Karena itu, usahakan untuk menghindari kerumunan dengan menjaga jarak setidaknya satu hingga dua meter dari orang lain.

  1. Tetap patuhi protokol kesehatan

Hal paling penting dan tidak boleh diabaikan saat staycation adalah mematuhi protokol kesehatan, seperti menggunakan masker dan mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer, serta menjaga jarak.

Itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memutuskan staycation di masa penerapan PPKM level 4. Untuk memesan hotel di Sentul dengan mudah, kamu bisa memanfaatkan platform Tokopedia.

Yuk, rencanakan staycation-mu sekarang juga!

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau