Advertorial

Manfaatkan Inovasi Digital, BRI Tembus Volume Transaksi Hingga 5,7 Miliar

Kompas.com - 01/08/2021, 14:36 WIB

KOMPAS.com – Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus menghadirkan inovasi digital untuk memudahkan nasabah dalam bertransaksi selama pandemi Covid-19. Lewat bantuan teknologi digital, sekarang nasabah dapat melakukan transaksi perbankan tanpa terbatas ruang dan waktu.

Berkat inovasi tersebut, sepanjang 2021, jumlah transaksi digital melalui e-channel BRI berhasil menembus 5,7 miliar. Sementara, jumlah volume transaksi keseluruhan adalah Rp 4.617 triliun.

Jumlah itu meningkat 57 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2020. Bahkan, jika dibandingkan dengan periode Juni 2019–Juni 2021, jumlah transaksi BRI pada 2021 meningkat 68 persen.

Peningkatan jumlah transaksi pada BRI tak lepas dari salah satu e-channel unggulannya, yakni layanan mobile banking BRImo. Tercatat, BRImo menyumbang 25 persen atau Rp 1.165 triliun dari keseluruhan transaksi.

Bahkan, jumlah transaksi BRImo terus meningkat setiap tahunnya. Pada Juni 2019–Juni 2021, terjadi peningkatan sebesar 169 persen. Sementara pada Juni 2020–Juni 2021, transaksi meningkat sebanyak 94 persen.

Pencapaian tersebut juga didukung dengan berbagai inovasi yang dilakukan pada aplikasi BRImo. Saat ini, BRImo dilengkapi fitur-fitur unggulan, mulai dari pembukaan rekening secara digital, transaksi pembayaran dan pembelian, hingga transaksi nonfinansial seperti pencatatan keuangan pribadi.

Terkait pembukaan rekening digital, nasabah dapat membuka rekening secara online melalui ponsel. Hal ini memudahkan nasabah agar tidak perlu repot-repot datang ke kantor cabang BRI untuk mendaftar.

Direktur Konsumer BRI Handayani menjelaskan, fitur pembukaan rekening secara digital sejalan dengan tujuan diciptakannya BRImo, yakni memudahkan masyarakat untuk bertransaksi di mana pun dan kapan pun.

“Nasabah dapat menikmati fitur tersebut kapan pun, tanpa harus ke kantor, tanpa perlu mengisi setumpuk dokumen, dan tanpa memerlukan tanda tangan basah,” imbuh Handayani dalam keterangan resminya, Minggu (1/8/2021).

Membuka rekening BRI secara online

Pembukaan rekening BRI dapat dilakukan melalui aplikasi BRImo dengan mudah. Nasabah pun hanya perlu menyiapkan dokumen berupa kartu tanda penduduk (KTP) dan nomor pokok wajib pajak (NPWP).

Setelah mengunduh aplikasi BRImo, nasabah dapat mengisi data diri, memilih jenis rekening, dan menentukan lokasi kantor cabang BRI terdekat dari domisili.

Kemudian, nasabah harus melalui tahap verifikasi dengan melakukan video recording. Rekening baru dapat diaktifkan dengan melakukan setoran awal. Setelah rekening aktif, nasabah dapat langsung menggunakan berbagai fasilitas perbankan melalui BRImo.

Kehadiran fitur pembukaan rekening secara digital pun sejalan dengan peningkatan jumlah pengguna BRImo. Tercatat pada Juni 2020–Juni 2021, pengguna BRImo meningkat 107 persen atau 11,1 juta pengguna.

“Hal ini menandakan bahwa fitur dan layanan perbankan dari BRImo memudahkan nasabah untuk dapat memenuhi kebutuhan transaksi keuangan mereka, meskipun saat ini terdapat keterbatasan ruang dan gerak dengan adanya kebijakan PPKM,” tandas Handayani.

Handayani menambahkan, BRI pun berkomitmen untuk terus memperkaya fitur-fitur BRImo agar dapat memenuhi kebutuhan nasabah untuk bertransaksi secara praktis dan mudah.

Dengan kemudahan tersebut, BRImo dapat menjadi layanan internet banking berbasis aplikasi yang praktis untuk digunakan oleh nasabah dari segala usia.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau