Advertorial

Pupuk Indonesia Raih Indonesia Best Business Transformation 2021

Kompas.com - 05/08/2021, 17:12 WIB

KOMPAS.com – PT Pupuk Indonesia (Persero) dinobatkan sebagai salah satu dari 15 perusahaan yang masuk dalam program Indonesia Best Business Transformation 2021. Program ini sendiri diselenggarakan oleh Majalah SWA.

Sebagai informasi, gelaran tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap perusahaan-perusahaan di Indonesia yang berhasil melakukan transformasi bisnis di tengah krisis pandemi Covid-19.

Pemberian penghargaan dilakukan secara virtual pada webinar bertajuk “Indonesia Best Business Transformation 2021: Rahasia Sukses Transformasi Bisnis di Era Disrupsi”, Rabu (4/8/2021).

Anggota Dewan Juri Indonesia Best Business Transformation 2021 Toto Pranoto mengatakan bahwa seluruh perusahaan yang mendapatkan penghargaan berhasil menyesuaikan atau bertransformasi di era pandemi dan digitalisasi.

Menurut dia, pandemi dan digitalisasi merupakan disrupsi yang berhasil meluluhlantakkan bisnis, baik di skala nasional maupun global.

"Saya kira, sejumlah perusahaan di Indonesia sudah menyesuaikan dengan kondisi itu. Jadi, mereka segera melakukan pembinaan dan transformasi. Mereka menciptakan inovasi baru serta mindset konsumen lewat konten produk dan juga pemasaran digital yang dilaksanakan," kata Toto dalam rilis resmi yang diterima Kompas.com, Kamis (5/8/2021).

Perusahaan yang terlibat dalam program Indonesia Best Business Transformation 2021, lanjut Toto, terdiri dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), swasta nasional, dan perusahaan penanaman modal asing (PMA).

Untuk penilaian, dewan juri menentukan beberapa kriteria, di antaranya identifikasi masalah dalam transformasi, desain program dan aksi transformasi, eksekusi program, serta hal terpenting adalah hasil yang dicapai dari proses transformasi tersebut.

“Penilaian dilakukan pada 27-29 April 2021 secara virtual. Pada tahap itu, masing-masing perusahaan mempresentasikan program transformasi bisnis yang digagasnya,” kata pria yang menjabat sebagai dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) sekaligus Associate Partner BUMN Research Group LM FEB UI.

Menurut penilaian dewan juri, tambah Toto, perusahaan-perusahaan yang menjadi peserta program Indonesia Best Business Transformation 2021 terlihat cukup lugas dalam menjalankan program transformasi, khususnya di era pandemi dan digitalisasi.

Kebanyakan perusahaan juga memiliki fokus pada core business dengan menciptakan ide dan inovasi pada setiap konten produk.

Tidak hanya itu, perusahaan juga telah memanfaatkan teknologi digital sebagai infrastruktur dalam memasarkan konten produk dan berani melakukan perubahan budaya organisasi ke arah yang lebih baik.

"Para pemenang yang diberikan award sudah menunjukkan performance luar biasa bagus. Atas nama dewan juri, (saya ucapkan) selamat kepada pemenang. Mudah-mudahan, ini memberikan inspirasi bagi banyak perusahaan lain di Indonesia untuk melakukan transformasi dengan baik ke depan," katanya.

Untuk diketahui, Pupuk Indonesia saat ini tengah menjalankan program transformasi bisnis sesuai arahan Kementerian BUMN.

Adapun transformasi yang paling strategis adalah sentralisasi holding pada 2021. Tujuannya, untuk menyelaraskan fungsi strategis di anak perusahaan, seperti pemasaran, penjualan, keuangan, pengadaan, teknologi informasi, kebijakan sumber daya manusia (SDM), dan riset.

Direktur Transformasi Bisnis Pupuk Indonesia Panji Winanteya Ruky mengatakan, dalam program transformasi bisnis, pihaknya menetapkan lima inisiatif strategis.

“Lima inisiatif tersebut meliputi perusahaan penyedia nutrisi tanaman yang lebih customer-centric melalui riset dan pemasaran yang terintegrasi, meningkatkan keandalan operasi, digitalisasi rantai pasok, optimalisasi pasokan bahan baku, serta meningkatkan pendapatan melalui circular economy," ujar Panji.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau