Advertorial

Percepat Herd Immunity, Bulog Gelar Sentra Vaksinasi

Kompas.com - 05/08/2021, 18:54 WIB

KOMPAS.com – Dalam rangka menyambut hari ulang tahun (HUT) kemerdekaan Indonesia, Perum Bulog menggelar sentra vaksinasi Covid-19 gratis bagi masyarakat umum pada 5-7 Agustus 2021 di Gedung Oryza, Kantor Pusat Bulog, Jakarta. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama perseroan dengan Mulia Health and Dental Care (MHDC) Group.

Selain merayakan kemerdekaan, kegiatan tersebut juga bertujuan mendukung upaya pemerintah dalam mempercepat pembentukan herd immunity atau kekebalan kelompok. Dengan begitu, penyebaran Covid-19 di Indonesia dapat terus ditekan.

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (5/8/2021), pihak Bulog memperkirakan sekitar 300 warga dari kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) akan hadir per hari untuk mengikuti vaksinasi.

Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Budi Waseso bersama pimpinan MHDC Group turut hadir untuk meninjau kegiatan tersebut.

“Saat ini, kita semua sedang berpacu dengan waktu untuk mengejar pembentukan kekebalan tubuh secara komunal atau herd immunity yang bisa menjadi benteng kekuatan masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19,” kata Budi.

Budi menambahkan, masyarakat harus bahu-membahu mengajak dan mengingatkan keluarga, saudara, teman ataupun tetangga untuk segera mendapatkan vaksin.

Sebagai salah satu komponen bangsa, lanjut Budi, Bulog mendukung penuh program pemerintah untuk memenuhi target vaksinasi sehingga angka kasus Covid-19 dapat direduksi.

Sementara itu, Direktur MHDC Group drg Maemunah Ali SpKG menjelaskan bahwa pihaknya mendukung kegiatan Bulog Peduli.

“Saat ini, semua komponen bangsa harus bekerja sama secara intens (untuk mengatasi pandemi Covid-19), termasuk MHDC,” imbuhnya.

Maemunah menjelaskan, calon peserta vaksin adalah masyarakat yang sudah memenuhi sejumlah syarat, yakni memiliki kondisi tubuh sehat, serta tidak sedang demam, batuk, pilek, dan istirahat cukup.

“Masyarakat yang tidak dapat melakukan vaksin adalah orang yang memiliki penyakit komorbid yang tidak terkontrol. Misalnya, hipertensi, diabetes, autoimun, tiroid, dan kanker,” ujarnya.

Program vaksinasi yang digelar Bulog itu pun mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Tercatat, realisasi jumlah vaksin pada hari pertama kegiatan mencapai 99 persen.

“Semoga program ini ke depan semakin lancar dan banyak masyarakat yang mau divaksin. Dengan begitu, diharapkan pandemi Covid-19 dapat terkendali dan situasi di Indonesia bisa kembali pulih,” kata Maemunah.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau