Advertorial

PT Pupuk Iskandar Muda Bantu Pasokan Oksigen untuk Penanganan Covid-19 di Provinsi Aceh

Kompas.com - 09/08/2021, 14:14 WIB

KOMPAS.com – PT Pupuk Indonesia (Persero) melalui anak usahanya, PT Pupuk Iskandar Muda, memberikan bantuan oksigen kepada tenaga kesehatan (nakes) sebagai upaya penanganan Covid-19 di Provinsi Aceh.

Bantuan tersebut diberikan secara simbolis oleh Direktur Utama PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) Budi Santoso Syarif kepada Kepala Hubungan Masyarakat (Humas) Rumah Sakit Umum (RSU) Cut Mutia Lhokseumawe Jalaluddin yang mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara di kompleks perumahan PIM.

Budi mengatakan, pemberian bantuan oksigen tersebut berdasarkan arahan dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

Menurutnya, PT PIM selalu siap membantu pemerintah agar rumah sakit (RS) yang menjadi rujukan perawatan pasien Covid-19 tidak terkendala pasokan oksigen.

“Seperti kita ketahui bersama, jumlah kasus Covid-19 di Indonesia masih sangat tinggi. Bahkan, muncul ribuan kasus baru setiap hari. Pandemi Covid-19 sangat merugikan kehidupan manusia,” ujar Budi dalam rilis resmi yang diterima Kompas.com, Senin (9/8/2021).

Budi menjelaskan, PT PIM memiliki pabrik air separation plant dengan produk utama nitrogen dan produk sampingan berupa oksigen.

Pabrik tersebut sebenarnya sudah menghentikan aktivitas produksi oksigen selama 15 tahun.

Namun, melihat tingginya kebutuhan oksigen di masyarakat saat ini, PT PIM akan berusaha mengoptimalkan produksi oksigen dan mengurangi kapasitas produksi nitrogen di pabrik tersebut.

“Mewakili manajemen PIM, saya mengapresiasi seluruh kerja keras rekan-rekan karyawan yang sudah bertekad untuk mengoperasikan kembali pabrik nitrogen dan oksigen. Berkat itu, kami dapat membantu penanganan Covid-19,” jelas Budi.

Budi menambahkan, saat ini pabrik tersebut dapat memproduksi oksigen sebanyak 50-75 botol oksigen per hari. Selanjutnya, distribusi oksigen akan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan dan permintaan dari RS.

Adapun pihak RS hanya perlu mempersiapkan tabung oksigen agar dapat diisi ulang.

Selain oksigen, PT PIM juga memberikan bantuan berupa disinfectant chamber, alat semprot disinfektan, dan alat pelindung diri (APD).

Komitmen PT PIM untuk membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19 juga ditunjukkan dengan beragam cara, mulai dari membentuk Tim Tanggap Covid-19 PT PIM, menjalankan protokol kesehatan (prokes), serta vaksinasi untuk tenaga alih daya dan seluruh karyawan beserta keluarganya.

Tak ketinggalan, PT PIM juga melakukan pemberian bantuan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

Budi berharap, pandemi Covid-19 dapat segera berakhir sehingga seluruh kehidupan dapat kembali normal seperti sebelumnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar selalu menjaga kesehatan, baik diri sendiri maupun keluarga, dengan menerapkan prokes, seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas (5M).

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau