Advertorial

Budi Waseso: Bulog All Out Selesaikan Program Bantuan Beras PPKM

Kompas.com - 09/08/2021, 20:51 WIB

KOMPAS.com – Manajemen Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) menegaskan akan berupaya maksimal menyukseskan program bantuan beras selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Budi Waseso mengatakan, Perum Bulog mendapat mandat dari Kementerian Sosial (Kemensos) untuk menyediakan stok beras bantuan PPKM. Bantuan beras menyasar 28,8 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dari seluruh Indonesia.

Ia menegaskan, Perum Bulog akan all-out dalam menyelesaikan penyaluran beras untuk program tersebut.

“Kami berjuang agar pelaksanaannya berjalan baik, lancar, (beras) tepat kualitas, dan (pengantaran) tepat waktu sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan,” ujar Budi dalam keterangan tertulis, Senin (9/8/2021).

Terkait insiden temuan beras yang tidak layak konsumsi di beberapa daerah, pihaknya mengatakan bahwa Bulog tidak sama sekali berniat mengecewakan warga penerima bantuan.

Pihak Bulog, kata Budi, juga sudah merespons dengan cepat serta melakukan langkah penanganan dengan menarik beras yang rusak dan menggantinya dengan beras berkualitas.

“Kalau ada warga yang sempat menerima beras berasal dari Bulog dengan kondisi tidak layak, kami meminta maaf dengan setulisnya. Kami bekerja betul-betul untuk membantu rakyat dan tidak ada kepentingan lain. Itu saja perjuangan Bulog,” ujar pria yang akrab disapa Buwas tersebut.

Ia mengatakan Bulog saat ini fokus pada solusi untuk menangani masalah tersebut. Bulog, kata Budi, juga terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti Kemensos, PT Pos Indonesia sebagai transporter, pemerintah daerah, Kepolisian Republik Indonesia (Pori), TNI, dan Satgas Pangan untuk memastikan beras sampai ke tangan masyarakat dengan baik.

“Pengawasan luar dan dalam serta kerja sama terus ditingkatkan, termasuk upaya menekan faktor-faktor yang berada di luar kendali manusia. Misalnya, cuaca dan potensi kejahataan lainnya. Tim lapangan kami selalu berupaya merespon cepat semua insiden yang terjadi dan melakukan pergatian beras dalam selama 24 jam,” tambah Budi Waseso.

Budi berharap, seluruh pihak yang terlibat dapat bekerjasama dengan baik demi kesuksesan program. Dengan demikian, manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh seluruh masyarakat dan warga penerima bantuan beras PPKM.

Adapun realisasi penyaluran bantuan beras PPKM tahap I dengan target 20 juta KPM di seluruh Indonesia hampir mencapai 100 persen. Sebagian besar kabupaten/kota sudah rampung mendistribusikan beras kepada masyarakat yang masuk sebagai daftar penerima. Sisanya, diperkirakan akan menyelesaikan penyaluran dalam satu hingga dua hari ke depan.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau