Advertorial

Gelar Town Hall Meeting, Pertamina Sambut 2.689 Perwira Baru dari WK Rokan

Kompas.com - 10/08/2021, 12:55 WIB

KOMPAS.com – PT Pertamina menyambut kehadiran 2.689 Pertamina Wira (Perwira) baru dari Wilayah Kerja (WK) Rokan dalam town hall meeting secara virtual bersama seluruh pekerja pada Senin (9/8/2021).

Town hall digelar usai serah terima alih kelola WK Rokan dari PT Chevron Pacific Indonesia (PT CPI) kepada Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas (SKK Migas) dan diteruskan kepada PT Pertamina Hulu Rokan (PHR).

Sebagai informasi, Perwira baru yang disambut Pertamina dalam town hall tersebut sebelumnya merupakan karyawan PT CPI.

Town hall meeting tersebut dihadiri Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati, CEO Subholding Upstream Pertamina Budiman Parhusip, Komisaris Utama Pertamina Hulu Energi Rinaldi Firmansyah, dan Direktur Utama Pertamina Hulu Rokan Jaffee Arizon Suardin

Pada kesempatan tersebut, Nicke Widyawati mengatakan bahwa pengelolaan Blok Rokan oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih besar untuk bangsa dan negara.

“Dengan bergabungnya WK Rokan ke Pertamina Group, maka terbuka kesempatan untuk bersinergi dan kolaborasi dengan seluruh anak perusahaan di Pertamina Group agar kegiatan operasional dapat berjalan lebih optimal," ujar Nicke dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Selasa (10/8/2021).

Nicke pun menyambut baik 2.689 Perwira baru yang bergabung dalam keluarga besar Pertamina. Ia mengatakan, para Perwira dari WK Rokan akan menjadi energi baru Pertamina dan Indonesia.

Perwira merupakan sebutan yang ditujukan untuk seluruh pekerja Pertamina. Sebab, setiap pekerja Pertamina menjalankan peran sebagai seorang pejuang energi yang untuk menjamin ketersediaan energi di seluruh pelosok negeri.

Dengan begitu, Perwira turut menopang keberlangsungan kehidupan masyarakat dan mendorong laju roda perekonomian nasional.

Sementara itu, Budiman Parhusip berharap agar nilai-nilai dan praktik terbaik yang selama ini diterapkan dari wilayah semula dapat dilanjutkan, bahkan ditingkatkan di Pertamina Hulu Rokan.

Budiman menambahkan, Pertamina Subholding Upstream menjadi bagian dari Pertamina untuk mendukung pemerintah dalam mewujudkan ketahanan, kemandirian, dan kedaulatan energi nasional.

“Saya yakin bahwa kehadiran dan dukungan dari rekan-rekan dari WK Rokan yang telah bergabung akan memperkuat Subholding Upstream untuk tetap berperan aktif dalam menunjang ketahanan energi nasional, visi, dan misi Pertamina Group, serta target yang telah diamanahkan kepada Subholding Upstream” terang Budiman.

Pada kesempatan yang sama, Jaffee Arizon Suardin menyampaikan sambutan kepada Perwira Pertamina di Blok Rokan.

“Proses alih kelola ini sudah melalui jalan yang panjang. Hari ini adalah hari yang baru untuk membangun blok ini. Perjuangan baru akan dimulai dengan slogan sustainable, massive, to grow, efficient, resilient, aggressive (SUMATERA) menuju One Team, One Goal,” jelasnya.

Ucapan selamat datang juga disampaikan oleh Rinaldi Firmansyah. Ia mengatakan bahwa momentum serah terima tersebut merupakan hari penting dan momen bersejarah.

“Penyambutan Perwira akan terus dikenang. Dengan bangga dan penuh sukacita Pertamina menyambut keluarga baru, yaitu para Perwira Rokan,” ucap Rinaldi.

Sebagai informasi, pada town hall meeting dilakukan penyerahan welcome kit secara simbolis kepada perwakilan Perwira dari WK Rokan.

Penyerahan welcome kit secara virtual tersebut dilakukan oleh Direktur Utama PT Pertamina Hulu Rokan yang didampingi Direktur Utama PT Pertamina (Persero) dan Direktur Utama PT Pertamina Hulu Energi sebagai Subholding Upstream.

Welcome kit tersebut diserahkan kepada Desi Latipayan, perwakilan pekerja wanita dengan predikat pekerja terbaik yang tergabung di departemen Operation and Maintenance WK Rokan.

Sebagai anak usaha Subholding Upstream Pertamina, PT Pertamina Hulu Rokan menjadi lead coordinator untuk mengelola seluruh wilayah kerja hulu migas Pertamina di Sumatra.

Untuk diketahui, sebelum WK Rokan bergabung, sampai dengan semester I 2021, regional Sumatra telah memproduksi minyak sebanyak 49 ribu barrel of oil per day (BOPD) dan gas sebanyak 768 juta standar kaki kubik per hari atau million standard cubic feet per day (MMSCFD).

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau