Advertorial

Bulog Peduli Gelontorkan 5 Ton Beras Fortivit serta Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Kompas.com - 13/08/2021, 18:23 WIB

KOMPAS.com - Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) terus berkontribusi nyata untuk membantu pencegahan pandemi Covid-19 di Tanah Air. Salah satunya, melalui program Bulog Peduli.

Melalui program tersebut, Bulog menyalurkan 5 ton beras Fortivit senilai Rp 86.250.000 untuk kegiatan bakti sosial di acara Gerakan Vaksinasi Nasional yang digelar Dewan Ketahanan Nasional.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Supply Chain dan Pelayanan Publik Bulog Mokhamad Suyamto kepada Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional Laksamana TNI Dr Harjo Susmoro di Sekretariat Dewan Ketahanan Nasional Jakarta, Jumat (13/8/2021).

Suyamto mengatakan, program Bulog Peduli siap hadir sebagai bentuk kepedulian terhadap situasi pandemi Covid-19.

“Kami juga akan berusaha support berbagai kegiatan yang mendukung percepatan program vaksinasi nasional seperti yang akan diselenggarakan oleh Dewan Ketahanan Nasional,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat.

Ia berharap, pemberian salah satu produk unggulan Bulog, yakni beras Fortivit atau beras bervitamin, dapat bermanfaat bagi peserta vaksinasi.

“Dengan begitu, program vaksinasi nasional dapat berjalan sukses guna mengejar pembentukan herd immunity,” imbuh Suyamto.

Sementara itu, Harjo menyampaikan bahwa pandemi Covid-19 merupakan salah satu ancaman yang dapat mengganggu stabilitas dan keamanan negara.

Karenanya, Dewan Ketahanan Nasional melakukan segala upaya untuk mencegah penyebaran pandemi. Salah satunya melalui Gerakan Vaksin Nasional.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bulog atas bantuannya dalam menyukseskan acara Dewan Ketahanan Nasional melalui Bulog Peduli. Semoga (bantuan) ini dapat bermanfaat dan membawa pengaruh dalam penanggulangan pandemi Covid-19 di negara kita”, kata Harjo.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau