Advertorial

Tips Memilih Prosesor PC atau Laptop untuk Gaming

Kompas.com - 16/08/2021, 18:27 WIB
Ilustrasi Prosesor pada PC Dok. Shutterstock/evgeniy jamartIlustrasi Prosesor pada PC

KOMPAS.com - Prosesor adalah salah satu komponen terpenting pada sebuah personal computer (PC) atau laptop gaming.

Pasalnya, prosesor berperan sebagai inti dari komputer yang berpengaruh pada kinerja perangkat tersebut dalam menjalankan software, termasuk game. Tanpa prosesor, suatu sistem tidak dapat beroperasi sama sekali.

Umumnya, untuk keperluan gaming, PC atau laptop setidaknya harus memiliki prosesor dengan tingkat clock speed tinggi, ukuran cache lebih besar, serta jumlah core dan thread lebih banyak.

Selain prosesor, performa PC atau laptop juga dipengaruhi oleh beragam perangkat keras lainnya, seperti random access memory (RAM), kartu grafis, monitor, dan media penyimpanan.

Adapun prosesor dapat bekerja secara optimal jika disandingkan dengan berbagai perangkat keras pendukung yang selaras.

Oleh karena itu, bagi kamu yang ingin membeli atau bahkan merakit PC untuk gaming, sebaiknya pertimbangkan dengan baik prosesor yang akan digunakan agar aktivitas gaming menjadi lancar.

Berikut Kompas.com rangkum hal yang harus diperhatikan dalam memilih prosesor yang pas untuk kebutuhan gaming.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bandingkan benchmark

Informasi yang diperoleh dari benchmark bisa menjadi referensi dalam memilih prosesor untuk PC atau laptop untuk gaming.

Sebagai informasi, benchmark merupakan sebuah proses uji kemampuan terhadap perangkat komputer dengan menggunakan program khusus.

Lewat program tersebut, komputer akan dihadapkan pada serangkaian tes untuk melihat keseluruhan kinerjanya, baik prosesor maupun kartu grafis.

Hasil benchmark tersebut penting untuk memastikan harga prosesor yang diinginkan sepadan dengan kemampuannya.

Perhatikan jumlah core

Banyaknya jumlah core pada prosesor memang tidak mutlak memengaruhi keseluruhan performa.

Namun, bukan berarti kamu benar-benar tidak mengindahkan core. Kamu tetap perlu memastikan jumlah core pada prosesor sesuai dengan kebutuhan gaming.

Misalnya, saat kamu ingin bermain game GTA V. Kamu harus membeli prosesor empat core atau lebih sebab prosesor yang hanya memiliki dua core tidak dapat menunjang game tersebut.

Sebagai informasi, jumlah core pada prosesor yang tersedia di pasaran saat ini mulai dari dua, empat, enam, dan delapan thread.

Update perkembangan

Umumnya, produsen prosesor memiliki jangka waktu untuk produk yang dirilis di pasaran. Sebagai contoh, produsen mikroprosesor terkemuka, AMD, secara bertahap melakukan pembaruan atau update terhadap generasi prosesornya.

Saat produk terbarunya hadir, fitur yang disematkan biasanya semakin maju dan memiliki konsumsi daya lebih rendah.

Ada baiknya, ketika hendak membeli, ketahui perkembangan update prosesor. Dengan demikian, kamu terhindar dari kerugian membeli prosesor seri lama.

Pertimbangkan harga

Untuk gamer, membeli prosesor mahal dengan performa di atas rata-rata memang suatu hal yang wajar.

Namun, jika kondisi keuangan tidak memadai, kamu tidak perlu memaksakan. Pasalnya, untuk memaksimalkan kinerja PC seperti yang telah disinggung tadi, kamu juga harus memperhatikan komponen lain, seperti video graphics array (VGA) atau kartu grafis, monitor, dan RAM.

Lagi pula, saat ini juga terdapat prosesor dengan kualitas jempolan memiliki harga yang cukup terjangkau, yakni prosesor AMD Ryzen 5 5600G.

Melansir pemberitaan Grid.id, Senin (9/8/2021), Ryzen 5 5600G memiliki spesifikasi 6 core dengan 12 thread dan base clock 3,9 gigahertz (GHz), serta boost clock maksimal hingga 4,4 GHz.

Dengan kehadiran enam core yang bisa kamu overclock, kamu dapat bermain game tanpa mengalami kendala.

Kemudian, prosesor tersebut juga dilengkapi dengan integrated graphics dari Radeon dengan frekuensi clock 1,9 GHz dan thermal design power yang sama.

Selain itu, central processing unit (CPU) dari Ryzen 5 5600G juga dilengkapi 16 megabyte (MB) L3 cache dan 3 MB L2 cache.

Sebagai prosesor dengan arsitektur Zen 3 yang dibekali dengan accelerated processing unit (APU), Ryzen 5000 G-Series juga masih menggunakan socket AM4.

Socket tersebut masih dapat diaplikasikan ke beberapa model motherboard, setidaknya dengan chipset B450 dan basic input output system (BIOS) yang telah diperbaharui.

Socket AM4 juga memiliki slot 1331 pin yang mampu mendukung kompatibel memori dengan RAM DDR4.

Untuk diketahui, harga Ryzen 5 5600G, saat ini dibanderol sekitar Rp 6,2 juta. Kamu bisa mendapatkannya pada platform e-commerce Tokopedia.

Jadi, tunggu apa lagi? Segera beli prosesor Ryzen 5 5600G agar aktivitas gaming-mu tidak mengalami masalah.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.