Advertorial

Sambut Hari Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten Kediri Gelar Doa Bersama Lintas Agama

Kompas.com - 17/08/2021, 12:00 WIB

KOMPAS.com - Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia Ke- 76, Pemerintah Kabupaten Kediri menggelar doa bersama di Pendopo Panjalu Jayati secara virtual, Senin (16/8/2021).

Doa Kemerdekaan yang bertemakan Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh itu dihadiri oleh Wakil Bupati Kediri Dewi Maria Ulfa, Kepala DPRD Kabupaten Kediri Dodi Purwanto, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kediri.

Adapun doa bersama dibacakan oleh tujuh pemuka agama yakni perwakilan Islam Drs Abdul Kholiq Nawawi S Ag MPD dari Majelis Ulama Islam, perwakilan Kristen oleh Lilik Bopo Lelono,dan perwakilan Katolik oleh Teodrus Endro Sujadmiko.

Kemudian, ada juga perwakilan Hindu oleh Yuliana, S Ag, perwakilan Budha oleh Daniel Christanto, perwakilan Khonghucu oleh Halim Prayogo, serta Aliran Kepercayaan Suhardi.

Dalam sambutannya, Dewi memaparkan bahwa doa lintas agama di Kabupaten Kediri berjalan dengan baik dan toleran.

“Doa bersama ini menunjukkan bahwa kebersamaan toleransi saling menghormati dan menghargai keyakinan agama lain begitu besar di Kabupaten Kediri,” ujarnya dalam rilis yang diterima Kompas.com, Senin.

Dewi percaya, kesadaran atas toleransi di Kabupaten Kediri tak lepas dari peran serta seluruh pemuka agama yang ada di wilyah tersebut.

“Hal ini tidak akan pernah terwujud tanpa adanya peran serta seluruh pemuka agama yang ada di Kabupaten Kediri,” tambahnya.

Ia juga menerangkan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat membulatkan tekad masyarakat untuk membangun Kabupaten Kediri.

“Melalui kegiatan doa bersama seluruh komponen masyarakat ini, mudah-mudahan dapat menguatkan tekad kita (masyarakat Kabupaten Kediri) bersama agar Kabupaten Kediri senantiasa dalam perlindungan dan kemudahan sehingga dapat melaksanakan pembangunan secara menyeluruh,” terangnya

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau