Advertorial

Cek Ketersediaan Bantuan Beras PPKM, Tim KSP Kunjungi Gudang Bulog

Kompas.com - 18/08/2021, 17:33 WIB

KOMPAS.com – Tim dari Kantor Staf Kepresidenan (KSP) mengunjungi gudang milik Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) di Jakarta, Sumatera, dan Banten, Rabu (18/8/2021). 

Kedatangan tim KSP bertujuan untuk memastikan kesiapan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut dalam mendistribusikan beras bantuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kepada keluarga penerima manfaat. Selain itu, tim KSP juga memastikan ketersedian stok beras di masing-masing gudang.

Direktur Supply Chain Perum Bulog Mokhamad Suyamto mendampingi Tim KSP saat berkunjung ke Gudang Bulog di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Pada kesempatan tersebut, Suyamto menjelaskan bahwa Perum Bulog telah menyiapkan stok beras dengan kualitas terbaik.

“Seperti di Gudang Bulog Kelapa Gading ini, semua beras yang akan disalurkan untuk bantuan beras PPKM melalui (pengecekan) mesin Rice to Rice sehingga kualitas berasnya dijamin 100 persen baik,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu.

Terkait distribusi ke keluarga penerima manfaat, Suyamto mengatakan Perum Bulog sudah bekerjasama dengan PT Pos Indonesia dan PT DNR.

Menanggapi Suyamto, Ketua Deputi III tim KSP Panutan S Sulendrakusuma mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan upaya untuk mendorong percepatan distribusi bantuan beras ke masyarakat di tengah PPKM level 3 dan 4.

“Sejauh ini bisa dipastikan tidak ada masalah fundamental, berasnya juga saya liat baik kualitasnya, tapi kami mengharapkan BULOG dapat menjamin ketersediaan pasokan hingga penerimaanya dengan baik dan cepat di tangan warga,” kata Panutan saat memantau kinerja mesin Rice to Rice.

Sementara itu, di gudang Bulog Sumatera Barat, Tenaga ahli KSP untuk Kementerian BUMN Wisnu Aji mengatakan hasil monitoring terhadap penyaluran beras bantuan PPKM dari tinjauan lapangan hari ini akan dilaporkan sebagai bahan penilaian dan evaluasi.

Hasil monitoring akan dilaporkan kepada Kepala Staf Kepresidenan untuk selanjutnya dibawa ke dalam rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo.

“Kami sudah mendapat penjelasan dari BULOG Sumatera Barat mulai dari penyerapan beras yang terbaru dari petani, pemrosesan menjadi beras yang berkualitas baik, hingga penyalurannnya yang bekerjasama dengan PT Pos Indonesia”, kata pria yang merupakan mantan Mantan Komisaris Independen PT Len Industri (Persero) tersebut.

KSP berharap bantuan beras ini dapat cepat diterima oleh masyarakat. Selain memberikan manfaat kepada keluarga penerima, program ini juga akan meningkatkan konsumsi beras yang diproduksi oleh petani lokal.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau