Advertorial

Tetap Produktif Selama PPKM, Ini 3 Manfaat Minum Kopi Selama Pandemi

Kompas.com - 19/08/2021, 10:35 WIB

KOMPAS.com – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Indonesia membuat mobilitas masyarakat menjadi terhambat. Kegiatan santai-santai, seperti kongko atau berkumpul bersama teman dan sahabat di kedai kopi atau kafe, harus pula ditunda.

Meski acara kumpul-kumpul harus ditangguhkan untuk sementara waktu, bukan berarti kegiatan minum kopi hitam harus ditinggalkan. Terlebih, aktivitas yang satu ini sudah menjadi budaya di masyarakat. 

Seperti diketahui, tak sedikit orang punya hobi minum kopi hitam untuk menemani segala aktivitasnya. Sebab, kandungan kafein pada kopi hitam mampu membuat seseorang terjaga, fokus, energik, dan tidak mengantuk selama beberapa waktu. Dengan begitu, seseorang yang mengonsumsinya merasa dapat lebih produktif saat melakukan sesuatu.

Minum kopi pada dasarnya memang punya sejumlah manfaat. Jika dikonsumsi dalam jumlah sedang, jenis minuman ini mampu menambah asupan nutrisi harian yang dibutuhkan tubuh.

Dikutip dari laman Healthline, secangkir kopi mengandung berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh, yakni vitamin B5, B1, B3, serta B2, folat, mangan, kalium, magnesium, dan fosfor.

Lalu, apa saja manfaat dari kopi hitam? Simak ulasannya berikut.

  1. Baik untuk kesehatan

Kopi memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan bila dikonsumsi sesuai takaran. Pasalnya, kopi mengandung antioksidan tinggi yang diperlukan untuk melawan radikal bebas. Selain itu, nutrisi pada kopi juga mampu mengurangi risiko penyakit kronis.

Dilansir dari Boldsky.com, meminum 3-4 cangkir kopi tanpa gula setiap hari mampu menurunkan risiko diabetes tipe 2 sebesar 25 persen.

Selain itu, menurut penelitian berjudul “Coffee, Decaffeinated Coffee, and Tea Consumption in Relation to Incident Type 2 Diabetes Mellitus: a Systematic Review with Meta-analysis” yang dilakukan Rachel Huxley et.al. pada 2009 menyimpulkan, setiap tambahan satu cangkir kopi tanpa gula dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2 sebesar 7 persen.

Tidak hanya itu, minum kopi juga dapat mengurangi risiko penyakit jantung.

Menurut penelitian dari Framingham Heart Study, orang yang mengonsumsi 1-2 gelas kopi tanpa gula per hari mengalami penurunan risiko gagal jantung sebanyak 5-12 persen. Kopi dengan kafein atau nonkafein sama-sama bermanfaat bagi kesehatan jantung.

Adapun manfaat lain dari kopi adalah meningkatkan energi, memperbaiki kinerja fisik, melindungi kesehatan hati, mengurangi risiko penyakit Alzheimer, parkinson, dan demensia. Bahkan, kopi dapat membantu membakar lemak dan mencegah risiko depresi.

  1. Menurunkan risiko terkena Covid-19

Menurut profesor di Fakultas Kedokteran Northwestern University Marilyn Cornelis, nutrisi yang dikonsumsi seseorang berdampak terhadap kekebalan tubuh. Hal ini menjadi kunci dari kerentanan dan reaksi setiap orang terhadap penyakit menular, termasuk Covid-19.

Sebuah studi yang dilakukan peneliti dari Northwestern University di Chicago, Amerika Serikat, menunjukkan bahwa mengonsumsi kopi dan sayuran dapat memberikan perlindungan terhadap Covid-19.

Penelitian itu dilakukan menggunakan data UK Biobank untuk memeriksa hubungan antara perilaku diet dari 2006-2010 dan infeksi Covid-19 dari Maret-November 2020 pada orang yang sama. Studi tersebut melibatkan hampir 38.000 orang yang telah menerima tes Covid-19 dan sekitar 17 persen dinyatakan positif terpapar virus.

Tim peneliti menemukan bahwa nutrisi pada kopi kemungkinan memberikan tingkat perlindungan terhadap virus corona.

Misalnya, mengonsumsi satu cangkir kopi atau lebih dalam sehari dikaitkan dengan penurunan risiko Covid-19 sebanyak 10 persen jika dibandingkan mengonsumsi kurang dari satu cangkir kopi setiap hari.

Hal tersebut dikarenakan jumlah kafein yang besar dalam sajian kopi membuat minuman ini mampu melindungi pengonsumsinya dari virus dibandingkan minuman berkafein lainnya, seperti teh.

Meski demikian, mengonsumsi kopi tetap harus diimbangi dengan nutrisi lainnya yang berasal dari buah-buahan dan biji-bijian agar tubuh lebih optimal untuk menghalau banyak penyakit, termasuk juga Covid-19.

  1. Menjaga kesehatan mental

Selain bermanfaat untuk kesehatan tubuh, mengonsumsi kopi dapat meningkatkan kesehatan mental. Pasalnya, kafein yang terkandung dalam kopi mampu meningkatkan energi dan menjaga mood.

Tak hanya itu, kandungan polifenol alami pada kopi dapat bertindak sebagai antioksidan yang mengurangi stres oksidatif. Zat ini bermanfaat bagi orang yang memiliki gejala depresi karena dapat bertindak sebagai antidepresan.

Menurut penelitian berjudul “Coffee, Caffeine, and Risk of Depression Among Women” pada 2011 yang dilakukan Michael Lucas et. al. pada 50.730 wanita membuktikan hal tersebut.

Responden penelitian yang minum setidaknya empat cangkir kopi sehari mengalami penurunan risiko depresi sebesar 20 persen dibandingkan mereka yang minum secangkir kopi atau tidak sama sekali.

Sementara itu, dilansir dari situs American Psychological Association, penelitian terhadap 43.600 pria menunjukkan bahwa mereka yang minum dua hingga tiga cangkir kopi sehari berkorelasi dengan penurunan risiko bunuh diri sebesar 50 persen.

Segala manfaat itu bisa didapat selama kopi dikonsumsi dengan takaran yang tepat. Seperti telah disebutkan, kopi dapat mengurangi kecemasan dan memperbaiki suasana hati. Namun, sebaliknya, bila dikonsumsi secara berlebihan, kafein pada kopi dapat menyebabkan kecemasan, kegelisahan, serta membuat orang sulit tidur.

Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari kopi, kamu bisa meminum 3-4 cangkir kopi per hari. Menurut European Food Safety Authority, batas aman konsumsi kafein untuk orang dewasa tanpa riwayat penyakit tertentu adalah 400 miligram (mg) per hari. Jumlah tersebut setara dengan 4 cangkir kopi, 2 kaleng minuman berenergi, dan 10 kaleng minuman bersoda.

Ada baiknya kamu mengonsumsi kopi hitam yang diproses dari jenis biji kopi dan cara pengolahan kopi terbaik. Salah satunya adalah kopi hitam yang siap menemani waktu mengopi kamu selama PPKM. Walau harus bekerja di rumah, kamu bisa tetap produktif dengan secangkir kopi hitam yang siap menemani aktivitas kamu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau