Advertorial

Di Tengah Pandemi, BRI Catatkan 5,7 Miliar Transaksi e-Channel Selama Triwulan II 2021

Kompas.com - 19/08/2021, 14:23 WIB

KOMPAS.com – Pandemi Covid-19 membuat transaksi digital meningkat pesat. Hal tersebut turut dipengaruhi oleh kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat, anjuran menjaga jarak, dan imbauan untuk tetap berada di rumah. 

Pandemi juga memaksa berbagai industri untuk beradaptasi, tak terkecuali industri perbankan yang harus bertransformasi dan shifting dalam mendorong transaksi digital. 

Perubahan perilaku masyarakat yang kini lebih gemar bertransaksi digital pun memengaruhi pencapaian transaksi e-channel Bank Rakyat Indonesia (BRI). 

Hingga triwulan II 2021, jumlah transaksi e-channel BRI tercatat sebanyak 5,7 miliar. Angka tersebut meningkat 33 persen secara year on year (yoy) dibandingkan periode yang sama pada 2020.

Seiring dengan meluasnya penggunaan transaksi e-channel oleh masyarakat, BRI terus memacu pengembangan digital banking melalui BRImo

Dengan mengangkat tema #SemuaPakeBRImo, program tersebut mampu mendorong minat nasabah untuk memaksimalkan penggunaan BRImo.

Adapun #SemuaPakeBRImo memiliki makna bahwa semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses layanan keuangan dengan mudah, aman, dan nyaman.

Selain melengkapi fitur, BRI juga memperbaiki tampilan BRImo yang semakin dinamis sehingga lebih menarik, modern, dan user friendly.DOK. BRI Selain melengkapi fitur, BRI juga memperbaiki tampilan BRImo yang semakin dinamis sehingga lebih menarik, modern, dan user friendly.

Alhasil, BRImo menjadi penyumbang besar transaksi e-channel BRI. Hal ini dibuktikan dengan tercapainya 1,89 miliar transaksi selama triwulan II 2021 dengan peningkatan transaksi sebesar 65 persen secara yoy.

Direktur Konsumer BRI Handayani mengatakan, fitur transaksi menjadi salah satu kunci utama BRI menarik minat masyarakat menggunakan BRImo.

Pada awal 2020, imbuhnya, hanya ada 50 fitur di BRImo. Kini, BRImo sudah memiliki lebih dari 100 fitur. 

“BRI fokus dalam menyediakan akses mudah untuk aktivitas dasar perbankan, mulai dari pembukaan rekening secara digital hingga transaksi sehari-hari, seperti pembayaran premi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), reload paket data, top up e-wallet, dan pembayaran tagihan,” kata Handayani dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (19/8/2021).

Perseroan, lanjutnya, belum lama ini juga telah merilis fitur pembukaan rekening baru melalui BRImo. Caranya mudah, nasabah bisa mengunduh aplikasi BRImo, menyiapkan kartu tanda penduduk (KTP), dan nomor pokok wajib pajak (NPWP), serta mengisi data diri. 

Nasabah dapat memilih jenis rekening dan lokasi kantor cabang BRI terdekat dari domisili. Setelahnya, nasabah melakukan videorecording untuk memenuhi tahap verifikasi. 

Rekening baru pun dapat diaktifkan dengan melakukan setoran awal. Terakhir, nasabah membuat akun BRImo agar dapat menggunakan segala fasilitas perbankan BRI secara digital.

“Hingga akhir 2021, kami terus menambah dan melengkapi fitur pembayaran institusi, pembelian voucher games, integrasi dengan platform pembelian tiket, dan lain sebagainya sehingga lebih kurang ada 150 fitur baru di BRImo,” kata Handayani.

Selain melengkapi fitur, BRI juga memperbaiki tampilan BRImo menjadi semakin dinamis sehingga lebih menarik, modern, dan user friendly. Dengan beragam fitur yang tersedia di BRImo, pengguna aplikasi pun meningkat sebesar 107 persen secara yoy pada Juni 2021.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau