Advertorial

Dukung Penunjang Kesehatan TNI AD, BRI Serahkan Bantuan 6 Unit Ambulans Mini ICU

Kompas.com - 02/09/2021, 19:30 WIB

KOMPAS.com – Dalam rangka meningkatkan fasilitas penunjang kesehatan, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI memberikan bantuan 6 unit mobil ambulans mini intensive care unit (ICU) kepada Markas Besar (Mabes) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) di Jakarta, Kamis (2/9/2021).

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Direktur Utama BRI Sunarso kepada Kepala Staf TNI AD Jenderal Andika Perkasa.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Kepala Staf AD (Wakasad) Letnan Jenderal TNI Bakti Agus Fadjari dan Direktur Hubungan Kelembagaan dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) BRI Agus Noorsanto.

Sunarso mengatakan, dukungan armada mobil ambulans mini ICU untuk Mabes TNI AD merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial perusahaan.

Selain itu, lanjut Sunarso, bantuan tersebut dimaksudkan untuk memperkuat fasilitas penunjang kesehatan di lingkungan Mabes TNI AD.

“Bantuan ambulans yang diberikan kepada Mabes TNI AD sesuai dengan kebutuhan di lingkungan tersebut sehingga fungsinya diharapkan dapat maksimal,” ujarnya dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Kamis (2/9/2021).

Sunarso pun menekankan bantuan yang diberikan diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan stakeholders terhadap perseroan. Utamanya, sebagai perusahaan yang memiliki tanggung jawab sosial terhadap lingkungannya, termasuk di bidang upaya peningkatan kesehatan.

“BRI terus berkomitmen untuk men-deliversocial value secara bersamaan dengan economic value kepada stakeholder dan shareholder-nya,” imbuh Sunarso.

Sebagai informasi, bantuan tersebut merupakan bagian dari program BRI Peduli. Program ini adalah wujud nyata perseroan dalam upaya melaksanakan program tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility).

Program tersebut, kata Sunarso, senantiasa mengacu pada konsep 3P, yaitu pro people, pro planet, dan pro profit.

Pro people merupakan kepedulian BRI kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat, sedangkan pro planet merupakan kepedulian BRI kepada lingkungan hidup.

Sementara itu, pro profit merupakan keuntungan finansial atau nonfinansial yang diharapkan diperoleh penerima sehingga berdampak positif kepada bisnis perusahaan secara berkelanjutan.

Sejauh ini, BRI telah menjalin kerja sama dengan Mabes TNI AD dalam pengelolaan gaji dan pinjaman BRIGuna di sebagian besar kesatuan Matra Angkatan Darat.

Adapun kisaran jumlah anggota TNI AD yang menjadi nasabah BRI adalah sekitar 400.000 personel.

Dari jumlah tersebut, BRI mengelola giro, deposito, pengeluaran gaji, dan pinjaman pegawai.

“Ada pula potensi bisnis BRI lainnya, yakni penempatan dana, akuisisi payroll, tunjangan kinerja, Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK), fasilitas BRIguna, e-banking, dan BRIZZI,” tutur Sunarso.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau