Advertorial

Bulog Kembali Gelar Sentra Vaksinasi untuk Penuhi Minat Warga Jakarta

Kompas.com - 03/09/2021, 12:44 WIB

KOMPAS.com – Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) kembali menggelar Sentra Vaksinasi Covid-19 Gratis, Kamis (2/9/2021). Kegiatan ini diselenggarakan dengan menggandeng Mulia Health and Dental Care (MHDC) Group.

Kegiatan tersebut merupakan lanjutan dari gelaran pertama yang dilakukan oleh Bulog di Gedung Oryza, Kantor Pusat Bulog, Jakarta pada Agustus 2021.

Direktur Human Capital Perum Bulog Purnomo Sinar Hadi mengatakan bahwa penyelenggaraan sentra vaksinasi bertujuan untuk memenuhi minat dari warga Jakarta, sekaligus upaya perseroan untuk membantu pemerintah dalam mengejar pembentukan herd immunity Covid–19.

“Bulog terus mendukung penuh program pemerintah agar target vaksinasi kepada masyarakat dapat terpenuhi sehingga kekebalan tubuh secara komunal segera terbentuk dan angka kasus Covid-19 dapat ditekan,” ujar Purnomo dalam rilis yang diterima Kompas.com, Jumat (3/9/2021).

Kegiatan sentra vaksinasi itu dilaksanakan selama 3 hari sampai Sabtu (4/9/2021) dengan target harian sekitar 300 peserta dan target total sebanyak 1.000 peserta.

Sentra Vaksinasi Covid-19 yang diselenggarakan Bulog, Kamis (2/9/2021).Dok. Bulog Sentra Vaksinasi Covid-19 yang diselenggarakan Bulog, Kamis (2/9/2021).

“Ini merupakan bentuk nyata perhatian kami terhadap masyarakat. Kita harus bahu-membahu mengajak dan mengingatkan keluarga, saudara, teman, ataupun tetangga untuk segera mendapatkan vaksin,” kata Purnomo.

Sementara itu, Direktur MHDC Group drg Maemunah Ali, SpKG menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi kali ini khusus untuk dosis kedua dan merupakan lanjutan dari pelaksanaan sebelumnya.

“Semua bisa mengikuti kegiatan ini, selama memenuhi persyaratan kesehatan dan sudah mendapat vaksin dosis pertama yang dibuktikan dengan menunjukkan sertifikat vaksinasi pertama,” ujar Maemunah.

Program vaksinasi kedua yang digelar Bulog tersebut mendapat antusiasme dari masyarakat. Hal ini terlihat realisasi suntikan vaksin yang mencapai 95 persen.

Ke depan, program tersebut diharapkan dapat berjalan semakin lancar dan banyak masyarakat yang mau divaksin. Dengan demikian, pandemi Covid-19 dapat terkendali dan situasi di Indonesia bisa kembali pulih.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau