Advertorial

Demam Misterius Muncul di India, Diduga Disebabkan Gigitan Nyamuk

Kompas.com - 04/09/2021, 17:27 WIB
Ilustrasi anak yang sedang mengalami demam. DOK. ShutterstockIlustrasi anak yang sedang mengalami demam.

KOMPAS.com - Wabah demam misterius muncul di Uttar Pradesh yang merupakan negara bagian di India Utara. Per Rabu (2/9/2021), sebanyak 56 orang yang didominasi anak-anak dilaporkan meninggal dunia.

Penyakit demam misterius tersebut memiliki ciri-ciri gejala, seperti demam tinggi, nyeri sendi, sakit kepala, dehidrasi, hingga mual. Bahkan, beberapa pasien mengalami ruam di tungkai atas dan bawah. Memiliki gejala hampir serupa, demam tersebut sempat diduga Covid-19. Namun, tidak satu pun penderita yang didiagnosis positif Covid-19.

Meski hingga saat ini penelitian masih terus dilakukan, beberapa dokter menduga bahwa penyakit tersebut disebabkan oleh demam berdarah dengue (DBD) yang sangat parah. Pasalnya, hasil tes darah sejumlah pasien menunjukkan penurunan jumlah trombosit yang biasanya disebabkan oleh DBD.

“Para pasien, terutama anak-anak di rumah sakit, meninggal dengan sangat cepat,” ujar pejabat kesehatan senior di distrik Firozabad Dr Neeta Kulshrestha, dikutip dari BBC News

Untuk diketahui, demam berdarah merupakan penyakit yang disebabkan infeksi virus dengue. Virus tersebut disebarkan oleh nyamuk Aedes aegypti melalui gigitan. Nyamuk jenis ini banyak ditemukan di daerah tropis dan subtropis di seluruh dunia. Mayoritas kasus DBD terjadi di perkotaan.

Sebagai informasi, terdapat empat jenis virus dengue. Seseorang dapat terinfeksi oleh keempat jenis virus tersebut secara bersamaan.

Walau sebagian besar kasusnya ringan, infeksi virus dengue dapat menyebabkan gejala akut yang mirip flu. Namun, jika tidak segera ditangani, pasien DBD bisa meninggal dunia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), diperkirakan terdapat sekitar 390 juta kasus DBD di seluruh dunia.

Jumlah infeksi dan kematian telah meningkat secara drastis dalam beberapa dekade terakhir. Bahkan, melonjak empat kali lipat pada periode 2000 hingga 2015 dengan angka kematian 4.032 orang.

Ilustrasi nyamuk Aedes aegypti. DOK. Shutterstock Ilustrasi nyamuk Aedes aegypti.

Sementara, di Indonesia, peningkatan jumlah kasus DBD terus terjadi di tengah pandemi Covid-19. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), hingga 14 Juni 2021, total kasus DBD di Indonesia mencapai 16.320 kasus.

Jumlah tersebut meningkat sebanyak 6.417 kasus jika dibandingkan total kasus DBD pada akhir Mei 2021, yakni 9.903 kasus. Jumlah kematian akibat DBD pun meningkat dari 98 kasus pada akhir Mei 2021 hingga menjadi 147 kasus pada 14 Juni 2021.

Sejatinya, terdapat berbagai cara mencegah terkena DBD, selain melakukan 3M atau menguras dan menutup penampungan air serta mendaur ulang barang bekas.

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menggunakan losion penolak nyamuk supaya terhindar dari gigitan nyamuk Aedes aegypti.

Adapun produk lotion yang direkomendasikan adalah Soffell Alamia yang memiliki bentuk losion dan spray. Produk penolak nyamuk ini terbuat dari ekstrak bahan alami yang aman digunakan untuk kulit sensitif, termasuk kulit anak-anak.

Gambar produk Soffell Alamia.DOK. Enesis Grup Gambar produk Soffell Alamia.

Soffell Alamia terasa dingin dan lembut di kulit, serta tidak lengket. Soffell Alamia terdiri dari 2 varian, Yuzu dan Mint Geranium. 

Selain perlindungan di kulit, kamu juga bisa melindungi keluarga dari DBD dengan menggunakan ForceMagic 2in1 di rumah. Obat nyamuk aerosol ini dilengkapi formula sinergis yang bisa membunuh nyamuk dengan melumpuhkan sarafnya. Dengan demikian, 100 persen nyamuk benar-benar mati dan tidak akan terbang lagi.

Gambar produk ForceMagic 2in1.DOK. Enesis Grup Gambar produk ForceMagic 2in1.

Tak hanya itu, ForceMagic 2in1 juga memiliki aroma yang lembut sehingga tidak akan membuat napas sesak dan pastinya aman untuk keluarga, terutama anak-anak. Pasalnya, partikel ForceMagic 2in1 mudah terurai jika kena matahari pagi sehingga tidak mengendap di bantal. 

Jadi, jangan lupa selalu oleskan Soffell Alamia atau semprotkan ForceMagic 2in1 di pagi dan sore hari karena nyamuk demam berdarah bisa menggigit di pagi dan sore hari.

Kamu bisa mendapatkan Soffell Alamia dan ForceMagic 2in1 di Alfamart, Indomaret, supermarket, serta layanan Enesis Home Delivery Service untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) dengan nomor WhatsApp 0811183030.

Selain itu, kamu juga bisa mendapatkannya secara daring di Shopee Enesis Official Store dan Tokopedia Enesis Official Store.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.