Advertorial

Bersinergi Kelola Sampah, Warga Sunter Jaya Sabet Penghargaan

Kompas.com - 23/09/2021, 08:35 WIB
GM Corporate Communication Ahmad Muhibbuddin (kiri atas) bersama para narasumber inspiratif pada gelaran Talkshow Sinergi Bagi Negeri (11/9/2021). DOK. AHMGM Corporate Communication Ahmad Muhibbuddin (kiri atas) bersama para narasumber inspiratif pada gelaran Talkshow Sinergi Bagi Negeri (11/9/2021).

KOMPAS.com – Semangat bersinergi dan saling membantu, termasuk dalam menjaga kelestarian lingkungan sekitar, merupakan salah satu upaya mewujudkan Indonesia yang lebih baik.

Hal itulah yang dilakukan oleh Sukartono, warga kelurahan Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Sukartono memulai aksi nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan mengajak warga sekitar mengelola sampah melalui Bank Sampah Program Kampung Iklim (Proklim).

Sebagai informasi, Kisah Bank Sampah Proklim Sunter bermula pada 2014. Saat itu, hati Sukartono terketuk melihat tingginya timbunan sampah di lingkungannya. Ia sadar bahwa sampah-sampah ini berpotensi menyebabkan banjir, mengundang penyakit, dan beragam hal kurang baik lainnya.

Sukartono pun tergerak untuk membuat Bank Sampah Proklim. Di luar dugaan, warga sekitar memberikan respons positif. Apalagi, warga yang terlibat juga mendapatkan keuntungan dari hasil penjualan sampah.

Karena membawa banyak manfaat, warga pun mulai saling bersinergi mengelola sampah rumah tangga. Layaknya sistem menabung, warga yang menjadi nasabah akan mendapatkan uang dari sampah yang disetorkan sesuai dengan berat timbangan.

Hal yang tak diduga, aksi tersebut mendapat apresiasi dari PT Astra Honda Motor (AHM) yang menganugerahkan penghargaan kepada Sukartono karena telah menjadi motivator penggerak warga dalam pengelolaan lingkungan dan Bank Sampah Proklim.

Adapun penyerahan apresiasi secara simbolik diselenggarakan secara virtual pada gelaran Talk Show Sinergi Bagi Negeri, Sabtu (11/9/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

General Manager Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan, pihaknya berharap, semangat dalam menebar energi positif tersebut dapat menginspirasi orang lain.

Warga Sunter Jaya mengelola sampah melalui Bank Sampah Proklim. DOK. AHM Warga Sunter Jaya mengelola sampah melalui Bank Sampah Proklim.

“Jadi, banyak orang dapat bersinergi menjadikan negeri ini lebih baik, bersih, dan nyaman, baik bagi kita maupun generasi penerus di masa mendatang,” ujar Muhibbuddin dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Senin (20/9/2021).

Sukartono, lanjutnya, merupakan cerminan semangat Sinergi Bagi Negeri yang diperkenalkan AHM sebagai bentuk komitmen untuk memperkuat kontribusi dalam membangun Indonesia menjadi lebih baik.

Kolaborasi yang yang kreatif dan adaptif dengan berbagai pihak pun dilakukan pada berbagai bidang dalam program tersebut, seperti pendidikan, kesehatan, lingkungan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan keselamatan berkendara.

“Selain hadir melalui produk sepeda motor Honda hasil karya anak bangsa, kami berharap dapat memperkuat sinergi bersama masyarakat dan jaringan bisnis kami dalam berbagai aksi nyata untuk sesama, menginspirasi banyak orang, dan melangkah wujudkan perubahan yang lebih baik,” jelas Muhibbuddin.

Ia pun berharap, masyarakat dapat merasakan langsung dampak positif dari program Sinergi Bagi Negeri yang akan segera digulirkan.

Kunjungan Menteri LHK Siti Nurbaya di Kampung Berseri Astra (KBA) Proklim RW 01 Sunter Jaya yang merupakan binaan dari PT Astra Honda Motor (AHM). DOK. AHM Kunjungan Menteri LHK Siti Nurbaya di Kampung Berseri Astra (KBA) Proklim RW 01 Sunter Jaya yang merupakan binaan dari PT Astra Honda Motor (AHM).

Pengelolaan sampah ala warga Sunter Jaya

Sebagai informasi, kini, Sukartono bersama warga Sunter Jaya mengelola Bank Sampah Unit Puspa Cindra Kana (PCK) yang berada di Kampung Berseri Astra (KBA) Proklim, RW 01, Sunter Jaya. Bank sampah ini merupakan binaan dari PT Astra Honda Motor (AHM).

Bank Sampah PCK pun telah memiliki lebih dari 200 nasabah yang tak hanya berasal dari lingkungan RW 01 saja, tetapi juga dari warga lain di sekitar Kelurahan Sunter Jaya.

Sampah plastik yang diberikan warga akan diolah kembali menjadi paving block yang mempunyai nilai lebih tinggi. Pemanfaatan cacahan limbah plastik polypropylene (PP) sebagai substitusi agregat dalam pembuatannya pun mampu meningkatkan nilai kuat tekan paving block.

“Warga sekitar Sunter Jaya telah merasakan langsung dampak sinergi positif dalam menyukseskan program Bank Sampah Proklim. Lingkungan jadi bersih, lebih nyaman, kegiatan perekonomian semakin hidup, dan kami bisa mengedukasi sikap peduli lingkungan sejak dini pada anak-anak di wilayah kami,” ujar Sukartono.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.