Advertorial

Asah Kreativitas di Bidang IT, Diginusa Bersama Asus Indonesia Adakan Kompetisi IT Nasional antar Sekolah

Kompas.com - 03/10/2021, 13:14 WIB
Acara ITFiesta yang diadakan oleh Diginusa. DOK. DiginusaAcara ITFiesta yang diadakan oleh Diginusa.

KOMPAS.com – Pemberlakuan Pembatasan Aktivitas Masyarakat (PPKM, oleh sebagian orang, dijadikan momentum untuk terus mengasah dan mengembangkan keterampilan, khususnya di bidang information technology (IT).

Karenanya, Diginusa selaku penyedia jasa kurikulum information and communication technology (ICT) menilai, momen PPKM merupakan waktu yang tepat untuk menambah pengetahuan dalam hal penguasaan teknologi , khususnya bagi siswa-siswi di Indonesia.

Mempertimbangkan hal tersebut, Diginusa bersama Asus Indonesia mengadakan acara ITFiesta ‘National ICT Competition’ 2021 dari 9 Agustus 2021 hingga 25 September 2021. Acara ini digelar secara daring dan diikuti oleh ratusan siswa dari berbagai sekolah di Indonesia.

Untuk diketahui, nama ITFiesta diadaptasi dari bahasa Inggris. Fiesta memiliki arti sebuah pesta. Sementara, IT merupakan singkatan dari information technology atau teknologi informasi yang merujuk kepada penggunaan teknologi sebagai sarana penyebaran Informasi.

Dengan demikian, ITFiesta merupakan sebuah pesta yang terdiri dari berbagai rangkaian acara untuk membantu siswa-siswi di Indonesia memahami dan menambah literasi mereka dibidang teknologi digital.

Adapun kegiatan utama pada acara tersebut adalah lomba IT yang diikuti oleh siswa-siswi dari tingkat SD hingga SMA. 

Untuk tingkat SD, perlombaan dibagi menjadi tiga kategori, yakni lomba digital painting untuk siswa kelas 1 dan 2. Lomba digital drawing untuk kelas 3 dan 4, serta lomba digital comic untuk siswa kelas 5 dan 6.

Alasan pembagian kategori untuk lomba tingkat SD adalah agar kompetisi dapat diikuti secara adil mengingat kemampuan anak SD yang berbeda setiap jenjangnya.

“Total, ada lebih dari 400 ratus peserta yang mengikuti lomba tingkat SD. Anak-anak belajar mendalami penggunaan software untuk membuat sebuah karya kreatif melalui ajang lomba ini,” kata perwakilan Diginusa dalam rilis yang diterima Kompas.com, Jumat (10/1/2021).

Meski digelar secara daring, para peserta tetap semangat dan tidak membatasi kreativitas siswa dalam berkarya. .

Karya yang dihasilkan para peserta pun menunjukkan bahwa mereka memiliki bakat yang menjanjikan. Hal ini menandakan bahwa Indonesia memiliki begitu banyak anak-anak berbakat yang dapat menggunakan teknologi untuk menghasilkan karya kreatif.

Selanjutnya, perlombaan untuk tingkat SMP terbagi dalam 2 kategori, yaitu fotografi dan desain logo. Lomba ini ditujukan untuk mengasah kreativitas dan kemampuan siswa di bidang seni dan digital kreatif.

Untuk tingkat SMA, perlombaan terbagi juga dibagi menjadi dua kategori, yakni web design dan video kreatif. Keunikan dari perlombaan web design adalah penjurian dilakukan secara live daring sehingga peserta dapat mempresentasikan tampilan web yang mereka buat.

Sementara, perlombaan kategori video kreatif mewajibkan para peserta untuk mengunggah hasil karya mereka ke Youtube Diginusa. Perolehan jumlah like serta views menjadi salah satu poin penilaian.

Rangkaian acara lain

Pengurus FSD Lab UMN Thomas Simpson memaparkan materi bertema artificial intelligence. DOK. Diginusa Pengurus FSD Lab UMN Thomas Simpson memaparkan materi bertema artificial intelligence.

Selayaknya sebuah Pesta, ITFiesta juga memiliki rangkaian acara lain. Salah satunya adalah workshop.

ITFiesta mengadakan tiga workshop yang terbagi untuk semua jenjang.

Untuk tingkat SD, workshop bertemakan “Let’s Make Digital Comic” digelar pada tanggal 4 September 2021 dan diisi oleh tim Diginusa. Melalui workshop ini, Diginusa mengajarkan siswa untuk membuat komik digital menggunakan software Powerpoint.

Selanjutnya, workshop untuk jenjang SMP bertemakan “Create Your Own App” pada tanggal 11 September 2021. Workshop ini mengajarkan siswa untuk membuat software sederhana dengan menggunakan MIT App yang dibawakan oleh Robologee.

Sementara, untuk jenjang SMA, workshop yang digelar bertema “Production Video 101 : From Zero to Viral” pada 25 September 2021. Workshop ini berkolaborasi dengan laboratorium Fakultas Seni dan Desain (FSD) Universitas Multimedia Nusantara (UMN).

ITFiesta ditutup dengan acara closing ceremony yang diselenggarakan pada tanggal 25 September 2021.

Untuk diketahui, closing ceremony berisi acara talk show yang terdiri dari dua sesi yang membahas dua topik berbeda. Pengurus FSD Lab UMN Thomas Simpson menjadi pembicara untuk tema artificial intelligence dan penggunaannya.

Kemudian, CEO Foodizz Rex Marindo menjadi narasumber yang membahas topik menjadi seorang wirausahapada usia muda.

Closing ceremony ITFiesta ditutup dengan pengumuman dari pemenang lomba ITFiesta. 

Pemenang lomba ITFiesta ‘National ICT Competition’ 2021

Para pemenang di event ITFiesta. DOK. Diginusa Para pemenang di event ITFiesta.

ITFiesta 2021 telah melahirkan para pemenang dari setiap kategori. Daftar pemenang bisa disimak di bawah ini.

  • Kategori SD - Lomba Digital Painting

Juara pertama: Villius Lyorich Siwi dari SD Amore Prime School Jakarta, dengan nilai 86,40

Juara kedua: Lionel Alexander dari sekolah SD Aloysius Sukajadi, dengan nilai 86,25

Juara ketiga: Nagara Bembo Sandya Raksa dari SD Taruna Bakti Bandung, dengan nilai 86,10

  • Kategori SD - Lomba Digital Drawing

Juara pertama: Maria Clarissa Qisya Jasmine dari SD Aloysius Batununggal, dengan nilai 92,60

Juara kedua: Elgifty Kefaline Kristanto dari SD Kristen Anak Bangsa Surabaya, dengan nilai 91,30 

Juara ketiga: Brigita Ruby Valencia dari SDK Sang Timur Tomang, dengan nilai 91,20

  • Kategori SD - Lomba Digital Comic

Juara pertama: Christophorus Darwin dari SD Santa Maria Cimahi, dengan nilai 91,88

Juara kedua: Janabel Nataatmadja dari SDK Sang Timur Tomang, dengan nilai 89,30

Juara ketiga: Elva Iori Haliman dari SD Tarakanita 4 Pluit, dengan nilai 89,08

  • Kategori SMP - Lomba Desain Logo

Juara pertama: Suci Rahmadani dari SMP Bina Mulia, dengan nilai 100

Juara kedua: Deo Satria Wijaya Silaban dari SMP Methodist 6 Medan, dengan nilai 95

Juara ketiga: Hana Aisha dari SMP Islam Al-Izhar Pondok Labu, dengan nilai 91

  • Kategori SMP - Lomba Fotografi

Juara pertama: Deo Valent dari SMP Tarakanita Magelang, dengan nilai 88,60

Juara kedua: Kenneth Fabrius Chandra dari SMP BHK Grogol, dengan nilai 83,40

Juara ketiga: Priskila Betsy Rinesia dari SMP Tarakanita Pendowo Ngablak, dengan nilai 80

  • Kategori SMA - Lomba Web Desain

Juara pertama: Flavia Kayla dari SMA Yakobus Jakarta, dengan nilai 170,85

Juara kedua: Nolan Filbert T dari SMA Saint John's Meruya, dengan nilai 167,10

Juara ketiga: Michael Christia Putra dari SMA St. Fransiskus 1 Jakarta, dengan nilai 156,55

  • Kategori SMA - Lomba Video Kreatif

Juara pertama: Tim Ryan Kurniawan dari SMKS DEK Business School Padang, dengan nilai 1.082

Juara kedua: Tim Chelsea Octavia dari SMA Kalam Kudus Ambon, dengan nilai 1.080

Juara ketiga: Tim Delta dari SMA Santo Petrus Sidikalang, dengan nilai 1.055

Juara Favorite Penonton Youtube: Tim Chelsea Octavia dari SMA Kalam Kudus Ambon

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.