Advertorial

Jangan Lupa, Perhatikan 4 Hal Ini Sebelum Pindah Rumah

Kompas.com - 14/10/2021, 18:41 WIB

KOMPAS.com – Segala sesuatu yang bersifat baru memang menyenangkan, termasuk rumah. Sebagai penghuni, kamu pun pasti sudah mempersiapkan warna dan furnitur yang cocok untuk rumah barumu.

Sayangnya, antusiasme tersebut biasanya hilang saat menyadari betapa banyak barang yang perlu dipersiapkan, dibawa, dan dibereskan saat tiba di rumah baru. 

Pasalnya, setelah tiba di rumah baru kamu masih harus membersihkan rumah dan menata furnitur. Hal ini membutuhkan tenaga dan waktu ekstra.

Namun, jangan khawatir. Hal itu bisa diminimalisasi dengan merencanakan serta mencatat sejumlah barang penting yang perlu kamu bawa dan utamakan. Contohnya, mencatat beberapa perlengkapan pokok yang harus lebih dahulu dibawa.

Lalu, apa saja perlengkapan pokok tersebut? Simak ulasan berikut.

  1. Perlengkapan kebersihan serbaguna

Memiliki rumah baru yang bersih dan nyaman merupakan dambaan semua orang. Untuk mewujudkan hal ini, penghuni perlu mencicil untuk membersihkan rumah baru sebelum proses pindahan.

Pasalnya, permukaan rumah baru biasanya masih terdapat debu ataupun sisa kotoran pasca-pembangunan.

Oleh karena itu, kamu wajib mempunyai beberapa peralatan kebersihan serbaguna untuk membantu membersihkan ruangan dan perabot rumah. Peralatan itu terdiri dari sarung tangan, tissue, semprotan pembersih serbaguna, cairan pembersih lantai, vacuum cleaner, detergen pencuci piring, sapu dan pengki, serta alat pel.

Selain itu, kain lap, spons untuk mencuci piring, pembersih mangkuk toilet, dan tempat sampah juga perlu kamu persiapkan.

Untuk menemukan berbagai kebutuhan tersebut, kamu dapat membelinya di situs marketplace yang menyediakan berbagai peralatan rumah tangga dan furnitur, yaitu Ruparupa.

Selain kebutuhan untuk beberes rumah, Ruparupa juga jual sofa, sapu, ember, kursi, meja, rak, dan perlengkapan lainnya dengan kualitas terbaik.

  1. Perabot kamar tidur

Kondisi ruangan yang tidak nyaman akibat barang yang berantakan dapat memengaruhi kualitas tidur.

Untuk menghindari hal tersebut, penghuni bisa menggunakan beberapa produk yang dapat membuat kamar tidur menjadi lebih rapi, seperti lemari baju, meja rias, dan gantungan baju.

Selain itu, penghuni juga bisa memanfaatkan rak susun untuk meletakkan berbagai pajangan dan buku.

Jika tidak memiliki ruangan tidur yang besar, kamu bisa memanfaatkan bagian bawah ranjang untuk menyimpan perlengkapan tidur, seperti selimut, seprai, dan bantal dengan merapikannya menggunakan kotak atau laci besar.

  1. Peralatan kamar mandi

Hal berikutnya yang perlu diperhatikan sebelum pindahan ke rumah baru adalah perlengkapan kamar mandi, seperti sikat gigi, tempat sabun, dan handuk.

Untuk menghemat tempat, kamu juga dapat menambahkan beberapa rak gantung dengan desain minimalis agar kamar mandi terlihat lebih rapi. Rak gantung dapat menjadi tempat untuk meletakkan handuk dan perlengkapan mandi lainnya.

  1. Tool kit

Selanjutnya, tool kit. Peralatan ini terdiri dari obeng, tang, kunci inggris, pisau, gunting, dan selotip. Sejumlah barang kecil krusial ini perlu disiapkan saat hendak pindah ke rumah baru.

Kamu juga bisa menyiapkan alat pemadam api ringan (APAR) di rumah untuk berjaga-jaga.

Itulah keempat perlengkapan penting yang perlu diutamakan sebelum pindah ke rumah baru. Jangan sampai barang-barang tersebut terlupa ya.

Untuk melengkapi semua kebutuhan tersebut, kamu bisa mengunjungi Ruparupa. Platform e-commerce ini menjual aneka kebutuhan dari berbagai merek tepercaya, seperti ACE, Informa, dan Toys Kingdom.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau