Advertorial

Kontribusi Berkelanjutan untuk Warga NTT, BFI Finance Bangun Sanitasi Desa dan Ruang Kelas Sekolah

Kompas.com - 15/10/2021, 17:43 WIB

KOMPAS.com – Sebagai wujud kepedulian serta kontribusi berkelanjutan kepada masyarakat, PT BFI Finance Indonesia atau BFI Finance membangun sarana air bersih di empat desa di Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (4/10/2021).

Program tersebut merupakan hasil kerja sama BFI Finance dengan yayasan kemanusiaan yang fokus terhadap edukasi dan kerelawanan, Sekolah Relawan.

Berkat kehadiran fasilitas tersebut, 650 kepala keluarga (KK) yang menjadi target pembangunan sanitasi pun dapat kembali menikmati air bersih.

Head of Corporate Communication and Corporate Social Responsibility (CSR) BFI Finance Francisca Susilawati mengatakan, pembangunan tersebut sesuai dengan salah satu visi BFI Finance, yakni berkontribusi terhadap peningkatan taraf hidup masyarakat.

“Kami berharap, program (pembangunan) sanitasi dapat mencukupi kebutuhan air bersih para warga di keempat desa di NTT. Saat ini, mereka dapat mengakses air bersih untuk hidup yang lebih sehat sehingga kualitas hidup mereka dan keluarganya akan jadi lebih baik,” kata Francisca dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (15/10/2021).

Kontribusi berkelanjutan tersebut, tambahnya, merupakan salah satu program BFI Finance untuk membantu proses recovery di lokasi-lokasi terdampak bencana alam.

Lokasi terdampak bencana tersebut di antaranya adalah Desa Waiburak dan Desa Samasoge di Kabupaten Flores Timur, Desa Oeue di Kabupaten Timor Tengah Selatan, serta Desa Dolulolong di Kabupaten Lembata.

Keempat desa tersebut terdampak banjir bandang dan angin kencang yang diakibatkan oleh siklon tropis seroja di NTT pada April 2021. Akibat kejadian itu, banyak rumah terbawa arus banjir dan tertimbun lumpur sehingga menelan korban jiwa serta kerusakan infrastruktur yang cukup berat.

Adapun sejumlah bantuan sanitasi yang diberikan oleh BFI Finance di antaranya adalah sumur, bak penampungan air, pipanisasi, serta sarana dan prasarana sanitasi lain, seperti toren air, mandi, cuci, dan kakus (MCK), serta keran air.

“Warga juga menerima penyuluhan tentang bagaimana mengelola sarana tersebut dengan tepat guna serta penerapan gaya hidup bersih, terlebih di tengah situasi pandemi Covid-19,” papar Francisca.

Selain itu, BFI Finance juga menyalurkan bantuan paket alat masak kepada 100 KK di Desa Kwela, Desa Adonara Timur, dan Desa Amakaka.

Serah terima bantuan pembangunan ruang kelas SMPN 5 Kupang Barat Satu Atap.Dok. BFI Finance Serah terima bantuan pembangunan ruang kelas SMPN 5 Kupang Barat Satu Atap.

Lebih lanjut, Francisca menjelaskan, pihaknya juga menunjukkan kontribusi nyata terhadap dunia pendidikan di NTT dengan membangun satu ruang kelas di SMPN 5 Kupang Barat Satu Atap yang rusak akibat badai seroja.

Serah terima bantuan kelas tersebut dilakukan secara simbolis oleh Branch Manager BFI Finance Cabang Kupang Arman Hamka pada Jumat (14/10/2021).

Selain itu, perusahaan juga mendistribusikan bantuan berupa laptop, masker, face shield, dan thermo gun. Seluruh bantuan BFI Finance di masa pandemi ini disalurkan dengan mekanisme protokol kesehatan yang ketat.

Fransisca mengatakan, kondisi pandemi membuat pelaksanaan program-program tanggung jawab sosial BFI Finance harus diadaptasikan dengan situasi yang ada. 

-Dok. BFI Finance -

“Kami tetap optimistis untuk saling memberikan dukungan dan kepedulian satu sama lain. Jangan lengah dan selalu terapkan mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas (5M) sesuai aturan pemerintah,” tutur Francisca.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau