Advertorial

Atasi Permasalahan Sampah, Bupati Kediri Resmikan Pengoperasian TPAS Sekoto

Kompas.com - 18/10/2021, 20:07 WIB
Mas Bup sedang memberikan sambutan dalam peresmian pengoperasian TPAS Sekoto. DOK. Pemkab KediriMas Bup sedang memberikan sambutan dalam peresmian pengoperasian TPAS Sekoto.

KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri, Jawa Timur, meresmikan pengoperasian tempat pemrosesan akhir sampah (TPAS) Sekoto pada Senin (18/10/2021).

Untuk diketahui, agenda peresmian tersebut turut dihadiri oleh Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kediri Putut Agung Subekti, serta jajaran satuan kerja (satker) terkait lainnya.

Hanindhito yang akrab disapa Mas Bup mengucapkan rasa syukur atas peresmian TPAS baru tersebut. Pasalnya, jarak TPAS ini cukup dekat dengan TPAS lama.

Ia berharap, pengoperasian TPAS Sekoto yang memiliki konsep baru itu tak hanya menjadi tempat pembuangan akhir sampah, tapi juga mampu mengelolanya dengan baik.

“Seiring perkembangan zaman, pengelolaan sampah menjadi sesuatu hal yang sangat esensial,” kata Mas Bup dalam siaran tertulis yang diterima Kompas.com, Senin.

Mas Bup mengatakan bahwa dengan jumlah penduduk sekitar 1,6 juta jiwa, Kabupaten Kediri menghasilkan sampah lebih kurang 512 ton per hari.

Saat ini, Kabupaten Kediri telah mengelola sekitar 23 persen dari total sampah keseluruhan. Rinciannya, 17 persen penanganan dan 6 persen pengurangan sampah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mas Bup meninjau TPAS Sekoto.DOK. Pemkab Kediri Mas Bup meninjau TPAS Sekoto.

“Perlu diketahui bahwa sebelumnya, kondisi TPAS Sekoto yang lama sudah mengalami kelebihan kapasitas. Hal ini berdampak pada kinerja pengelolaan sampah yang stagnan. Akibatnya, TPAS ini tidak lagi memungkinkan untuk melakukan penambahan volume sampah,” papar Mas Bup.

Sementara, TPAS Sekoto yang baru memiliki luas mencapai 4 hektare (ha) dan daya tampung 525.000 meter kubik. Dengan daya tampung sebesar itu, TPAS baru ini diperkirakan mampu menampung sampah selama lebih kurang lima tahun.

Terkait pengelolaan sampah, Mas Bup mengaku, pihaknya telah menyampaikan ke kepala dinas lingkungan hidup supaya tidak hanya memperhatikan proses pengelolaan sampah di hilir, tapi juga hulunya.

Pasalnya, menurut Mas Bup, dengan jangka waktu penampungan TPAS baru yang mencapai lima tahun diperlukan juga upaya pengelolaan sampah lain agar lebih maksimal. Salah satunya dengan meningkatkan kesadaran pengelolaan sampah di tingkat desa melalui bank sampah. 

“Saya berharap, pengoperasian TPAS Sekoto mampu mengatasi permasalahan sampah di Kabupaten Kediri. Semoga keberadaan TPAS baru dapat memaksimalkan fungsi TPAS lama,” ujar Mas Bup.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.