Advertorial

Berdayakan Wanita, Pertamina Terima Rekor Muri Pemberdayaan UMKM Wanita di Ajang SMEXPO Show Case 2021

Kompas.com - 27/10/2021, 14:57 WIB
Pertamina berhasil meraih rekor muri atas rekor pemberdayaan UMKM perempuan terbanyak melalui toko digital. Penghargaan ini diterima oleh Direktur Keuangan Pertamina Emma Sri Martini mewakili Pertamina yang diserahkan oleh Direktur Operasional Museum Rekor Indonesia Jusuf Ngadri. Dok. PertaminaPertamina berhasil meraih rekor muri atas rekor pemberdayaan UMKM perempuan terbanyak melalui toko digital. Penghargaan ini diterima oleh Direktur Keuangan Pertamina Emma Sri Martini mewakili Pertamina yang diserahkan oleh Direktur Operasional Museum Rekor Indonesia Jusuf Ngadri.

KOMPAS.com – PT Pertamina (Persero) berhasil meraih rekor MURI untuk kategori Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Wanita Terbanyak Melalui Toko Digital.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Ketua Umum MURI Jaya Suprana dan diterima Direktur Keuangan Pertamina Emma Sri Martini dalam gelaran Pertamina SMEXPO Show Case 2021, Jumat (15/10/2021). 

Pejabat sementara (Pjs) Senior Vice President (SVP) Corporate Communication and Investor Relations (CCIR) PT Pertamina Fajriyah Usman mengatakan, Pertamina sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terbesar di Indonesia memiliki peran penting dalam memberikan bimbingan dan bantuan kepada pengusaha kecil, koperasi, dan masyarakat.

Peran itu tertuang dalam Undang-Undang (UU) BUMN No 19 Tahun 2003.

“Pertamina telah menyalurkan modal usaha dan pembinaan kepada para UMKM binaan sejak 1993. Selain itu, kami telah menyalurkan bantuan kemitraan kepada lebih dari 65.000 mitra binaan di seluruh wilayah Indonesia yang tersebar dari Sabang sampai Merauke,” ujar Fajriyah dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (27/10/2021).

Fajriyah menambahkan, dukungan kepada wanita pelaku UMKM juga ditunjukkan perseroan melalui perluasan program Pinky Movement. Rencananya, program ini akan diperluas khusus untuk lebih dari 30.000 wanita pengusaha Indonesia.

Pada pelaksanaan program itu, Pertamina menggandeng Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) serta Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS).

Nantinya, program Pinky Movement menyasar anggota IWAPI di seluruh Indonesia yang memiliki unit outlet liquefied petroleum gas (LPG) di sektor perdagangan dan unit UMKM pengguna LPG pada sektor kuliner, serta industri lainnya.

Program tersebut juga mencakup pembiayaan murah dan pembinaan peningkatan kompetensi agar anggota IWAPI dapat naik kelas.

“Meski begitu, mereka yang ingin bergabung harus memenuhi beberapa kriteria dulu, seperti peningkatan kapasitas produksi, memperoleh sertifikat dan izin usaha, peningkatan omzet, serta pemasaran produk hingga ke luar daerah atau luar negeri,” jelas Fajriyah.

Kerja sama tersebut, lanjut Fajriyah, merupakan wujud implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-8, yakni menyediakan pekerjaan yang layak dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Selain itu, program tersebut juga sesuai dengan SDGs poin ke-5 tentang mencapai kesetaraan gender serta memberdayakan semua perempuan dan anak perempuan.

Fajriyah menambahkan, kerja sama tersebut juga merupakan bagian dari komitmen environmental, social, and corporate governance (ESG) Pertamina, terutama aspek sosial melalui kegiatan pemberdayaan usaha mikro kecil.

Sebagai informasi, program Pinky Movement telah berhasil meraih Penghargaan Top CSV Award 2021 dari infobrand.id.

Top CVS Award 2021 merupakan bentuk apresiasi kepada perusahaan yang telah merancang dan berhasil menjalankan program creating shared value (CSV) sehingga menciptakan nilai ekonomi dan nilai sosial yang berkelanjutan.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.