Advertorial

Perkembangan Teknologi Bantu Orangtua dalam Mendidik Anak

Kompas.com - 28/10/2021, 14:55 WIB

KOMPAS.com – Perkembangan teknologi digital menawarkan berbagai kemudahan dan efisiensi dalam kehidupan manusia saat ini. Salah satunya, dapat membantu orangtua untuk menemukan informasi yang dibutuhkan dalam membangun karakter dan kecerdasan anak.

Menurut dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Gadjah Mada (Fisipol UGM) Bevaola Kusumasari, pendidikan karakter merupakan usaha menumbuhkembangkan potensi manusia melalui watak, kepribadian, moral, dan akhlak. Dengan kata lain, karakter menjadi indikator kualitas kepribadian dan moralitas seseorang.

Hal tersebut disampaikan Bevaola dalam webinar bertajuk “Membangun Karakter dan Kecerdasan Anak di Era Digital” yang digelar di Jakarta, Jumat (15/10/2021).

Meski begitu, art enthusiast Mathori Brilyan mengingatkan bahwa setiap anak punya cara sendiri dalam memahami sesuatu dan orangtua perlu menyadari hal tersebut. Sebab, mengajar sesuai dengan preferensi anak akan mempermudah mereka menyerap informasi.

“Banyak informasi terkait gaya dan cara belajar yang bisa dipelajari orangtua di internet. Intinya, bagaimana membuat anak senang belajar,” katanya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (25/10/2021).

Risiko kecanduan gadget

Di balik kebermanfaatannya, melibatkan teknologi digital dalam pengasuhan anak juga berisiko menimbulkan beragam kerugian. Kreator konten Jonathan Jorenzo yang turut hadir dalam webinar mengungkapkan, saat ini banyak kasus anak-anak kecanduan gadget. Sebagian besar dari mereka mengalami gangguan kesehatan mata.

Demi meminimalisasi dampak teknologi pada anak, Jonathan berpendapat, orangtua harus membuat aturan tegas dan konsisten mengenai penggunaan gadget. Contohnya, tidak menggunakan smartphone saat sedang makan bersama keluarga.

“Aturan tersebut tidak hanya berlaku bagi anak, tapi juga orangtua. Ini mengingat orangtua adalah panutan bagi anak. Mencontohkan kedisiplinan pun pada dasarnya merupakan bagian dalam membangun karakter anak,” paparnya.

Selain mendisiplinkan anak dalam menggunakan gadget, orangtua juga perlu menanamkan soal literasi digital pada mereka sejak dini. Khususnya, remaja yang akrab dengan media sosial.

Adapun literasi digital adalah kecakapan seseorang dalam menggunakan teknologi dan media digital secara komprehensif. Dengan kemampuan ini, seseorang tidak hanya mampu mengoperasikan perangkat teknologi digital, tapi juga paham cara bermedia digital dengan penuh tanggung jawab.

Informasi mengenai literasi digital sendiri bisa diperoleh dengan mengikuti rangkaian webinar Indonesia #MakinCakapDigital yang diinisiasi Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) bersama Jaringan Pegiat Literasi Digital (Japelidi) serta Siberkreasi.

Untuk diketahui, webinar bertajuk “Membangun Karakter dan Kecerdasan Anak di Era Digital” merupakan bagian dari kegiatan tersebut.

Lewat program Indonesia #MakinCakapDigital, Kemenkominfo juga menyosialisasikan Seri Modul Literasi Digital sebagai bagian dari program Literasi Digital Nasional milik pemerintah.

Ada empat tema besar yang dibahas dalam Seri Modul Literasi Digital, yakni Cakap Bermedia Digital, Budaya Bermedia Digital, Etis Bermedia Digital, dan Aman Bermedia Digital.

Perlu diketahui, webinar Indonesia #MakinCakapDigital ditargetkan diikuti oleh 12,5 juta partisipan. Karena itu, Kemenkominfo berharap, seluruh elemen masyarakat bersedia berpartisipasi dalam acara tersebut. Dengan begitu, literasi digital dapat terwujud di Indonesia. 

Kegiatan tersebut terbuka untuk umum. Bagi siapa saja yang ingin memahami literasi digital dapat mengikuti acara ini melalui akun Instagram @siberkreasi.dkibanten dan @siberkreasi.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau