Advertorial

Bulog Peduli Gizi Gelontorkan Beras Fortivit dan Edukasi Gizi untuk Masyarakat Sukabumi

Kompas.com - 29/10/2021, 18:37 WIB

KOMPAS.com – Sebagai perusahaan negara yang bergerak di bidang pangan, Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) memiliki perhatian dan kepedulian pada peningkatan gizi masyarakat.

Karenanya, melalui program Bulog Peduli Gizi, Perum Bulog menggelontorkan bantuan pangan beras Fortivit (beras bervitamin) dan melaksanakan edukasi pendampingan gizi kepada masyarakat di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (29/10/2021).

Acara pembukaan program Bulog Peduli Gizi itu dihadiri oleh Direktur Supply Chain dan Pelayanan Publik Perum Bulog Mokhamad Suyamto.

Pada kesempatan tersebut dilaksanakan pula pemeriksaan kesehatan, sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat, serta pelatihan gizi keluarga sehat kepada masyarakat Sukabumi.

“Kegiatan hari ini merupakan komitmen nyata perusahaan dengan menghadirkan program Bulog Peduli Gizi di tengah masyarakat,” kata Suyamto dalam rilis yang diterima Kompas.com, Jumat.

Secara garis besar, papar Suyamto, tujuan program tersebut adalah untuk memberikan pemahaman mengenai kesehatan balita dan upaya penurunan prevalensi balita bawah garis merah (BGM) yang merupakan generasi emas penerus bangsa.

Upaya tersebut diwujudkan melalui penyediaan bahan pangan sehat, seimbang, serta terjamin keamanannya bagi balita.

Perum Bulog menggelar pemeriksaan kesehatan pada acara pembukaan program Bulog Peduli Gizi di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (29/10/2021).Dok. Bulog Perum Bulog menggelar pemeriksaan kesehatan pada acara pembukaan program Bulog Peduli Gizi di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (29/10/2021).

Adapun bantuan yang diberikan dalam program Bulog Peduli Gizi itu berupa ribuan paket pangan yang terdiri dari beras Fortivit dan ikan sarden. Bantuan ini diberikan kepada balita BGM untuk konsumsi selama tiga bulan di Desa Cihaur dan Desa Kertajaya, Simpenan, Sukabumi.

Sebagai informasi, inovasi fortifikasi produk pangan seperti pada garam, tepung terigu, minyak, dan beras yang telah dikembangkan saat ini sangat bermanfaat guna meningkatkan kualitas nutrisi di makanan.

Beras Fortivit yang disalurkan Perum Bulog, misalnya, mengandung beberapa mikronutrien penting, seperti vitamin A, vitamin B1, vitamin B3, vitamin B6, asam folat, vitamin B12, zat besi dan seng.

Dalam acara tersebut, Suyamto juga mengapresiasi peran serta aparat pemerintah, keamanan, tim dokter pendamping, tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang telah mendukung Bulog Peduli Gizi untuk bersama-sama mewujudkan generasi sehat dan unggul melalui pemenuhan gizi seimbang bagi balita BGM.

“Setelah Jawa Barat, program serupa juga akan kami lanjutkan ke berbagai provinsi di Indonesia. Khususnya, wilayah dengan angka prevalensi stunting cukup tinggi,” imbuh Suyamto.

Dengan demikian, diharapkan tercipta sumber daya manusia (SDM) penerus bangsa yang sehat, kuat, tangguh, dan unggul.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau