Advertorial

Membanggakan, Kabupaten Kediri Raih Penghargaan WTP 5 Tahun Berturut-turut

Kompas.com - 30/10/2021, 13:19 WIB

KOMPAS.com – Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI) memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah (pemda) yang memperoleh opini wajar tanpa pengecualian (WTP) berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2020.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri menjadi salah satu daerah yang berhasil mendapatkan predikat WTP tersebut. Dengan apresiasi ini, Pemkab Kediri meraih opini WTP selama lima tahun berturut-turut.

Pemkab Kediri pun mendapatkan piagam penghargaan yang diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa kepada Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana di Hotel Kokoon, Banyuwangi, Jumat (29/10/2021).

Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa memberikan piagam penghargaan secara langsung kepada Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana di Hotel Kokoon, Banyuwangi, Jumat (29/10/2021).DOK PEMKAB KEDIRI Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa memberikan piagam penghargaan secara langsung kepada Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana di Hotel Kokoon, Banyuwangi, Jumat (29/10/2021).

Hanindhito bersyukur, Kediri menjadi salah satu kabupaten yang bisa meraih WTP selama lima tahun berturut-turut.

“Saya selaku Bupati Kediri sangat mengapresiasi kinerja teman-teman yang sudah bekerja keras. Saya harap, Kabupaten Kediri bisa meraih penghargaan WTP sampai 10 atau 20 tahun yang akan datang," ujar Hanindhito dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (30/10/2021).

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menunjukkan piagam penghargaan WTP.DOK. PEMKAB KEDIRI Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menunjukkan piagam penghargaan WTP.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jatim sempat berpesan kepada Bupati Kediri untuk menjaga sinkronisasi dengan jajarannya. Sebab, kerja sama dan harmonisasi antara sesama kepala daerah pun dibutuhkan untuk saling bertukar pikiran.

"Mempertahankan WTP bukan hal yang mudah. Oleh karena itu, sinkronisasi sangat diperlukan, terutama di dalam internal pemkab. Saya berharap, asa gubernur terus berlanjut dan Kabupaten Kediri bisa mempertahankan WTP," kata Bupati Kediri.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau