Advertorial

BNI Gandeng Shopee untuk Dukung 10.000 UMKM Indonesia Tembus Ekspor

Kompas.com - 02/11/2021, 15:50 WIB

KOMPAS.com - PT Bank Negara Indonesia (BNI) menggandeng platform belanja online, Shopee, untuk membuka akses ekspor bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Kerja sama itu diwujudkan melalui program Ekspor Shopee.

Untuk diketahui, program Ekspor Shopee sudah dimulai sejak Maret 2021. Program ini didukung Kementerian Perdagangan (Kemendag) serta Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop dan UKM).

Program tersebut membuka akses pasar mancanegara untuk 10.000 pelaku UMKM yang terdaftar.

Adapun sejumlah negara yang menjadi sasaran program Ekspor Shopee adalah Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand, Vietnam, dan Brasil.

Pelaku UMKM yang mengikuti program tersebut akan mendapat tiga keuntungan. Pertama, peningkatan visibilitas produk ekspor UMKM pada marketplace Shopee dalam cakupan di Asia Tenggara dan Taiwan.

Kedua, pelatihan dan edukasi dari Shopee. Terakhir, pelaku UMKM dapat membuka toko virtual di aplikasi Shopee. Dengan begitu, produk mereka dapat diakses pengguna Shopee di berbagai negara di dunia. 

Direktur Bisnis UMKM BNI Muhammad Iqbal mengatakan, sebagai bank yang memiliki banyak kantor cabang di luar negeri, BNI melihat produk UMKM memiliki peluang ekspor ke berbagai negara.

“Pembeli dari berbagai negara dapat memesan produk UMKM Indonesia yang terdaftar dalam program yang kami buat bersama Shopee,” ujar Iqbal dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (2/11/2021).

UMKM semakin berdaya saing

Sejalan dengan program tersebut, Direktur Eksekutif Shopee Indonesia Christin Djuarto menjelaskan bahwa Shopee memiliki misi untuk membangun sektor UMKM Indonesia agar berdaya saing.

“Kami sangat senang menjalin kerja sama dengan BNI. Pasalnya, BNI memiliki misi yang sejalan dengan Shopee, yaitu #ShopeeAdaUntukUMKM,” terang Christin.

Lewat program Ekspor Shopee, lanjut Christin, pihaknya telah membantu lebih dari 180.000 pelaku UMKM lokal melakukan ekspor hingga pertengahan 2021.

Shopee pun akan terus mendukung pertumbuhan sektor UMKM agar mampu bersaing di kancah global melalui berbagai pengembangan inovasi dan program.

“Kami berharap dapat menjadi mitra (pelaku) UMKM untuk bertumbuh secara kuantitas dan kualitas. Selain itu, UMKM Indonesia semakin berkembang, baik skala lokal maupun global. Dengan demikian, produk dalam negeri semakin diminati dan dicari,” jelasnya.

Christin menambahkan, melalui program Ekspor Shopee, pihaknya ingin membantu lebih banyak pelaku UMKM lokal untuk bisa menjangkau pasar global.

Hingga Juli 2021, beragam produk lokal laris di pasar internasional dengan total penjualan sebanyak 50.000 produk per hari melalui platform Shopee.

Berbagai program dari hulu ke hilir juga dihadirkan untuk mendorong pelaku UMKM melakukan ekspor, mulai dari edukasi, pelatihan, hingga pendampingan secara online.

Khusus pendampingan online, Shopee memiliki sejumlah program, seperti Kampus Shopee serta pembangunan Kampus UMKM Shopee Ekspor di Solo, Bandung, Jakarta, dan Semarang.

BNI Expora

Kerja sama BNI dan Shopee sejalan dengan pengembangan aplikasi serta program terintegrasi yang memudahkan pelaku UMKM untuk ekspor, yaitu Xpora.

Untuk memperkuat kerja sama tersebut, BNI menjadikan Xpora sebagai orkestrator ekosistem yang akan mempertemukan pelaku UMKM dalam negeri dengan calon buyer internasional.

BNI menyiapkan Xpora di tujuh kota dengan mengoptimalkan lokasi–lokasi terbaik di kantor cabang BNI, yaitu di Jakarta, Solo, Bandung, Denpasar, Surabaya, Medan, dan Makassar.

Untuk menguatkan kerja sama tersebut, BNI juga akan mengutilisasi jaringan kantor cabang di enam pusat keuangan dunia, yaitu Singapura, Hong Kong, Seoul, Tokyo, New York, dan London.

Melalui kantor cabang tersebut, BNI aktif melakukan business to business (B2B) matching. Hal ini bertujuan untuk menghubungkan pelaku UMKM dengan pembeli secara langsung. Dengan begitu, pelaku UMKM dapat membuka peluang bisnis baru.

Kolaborasi bersama Shopee merupakan salah satu strategi bisnis BNI untuk memberikan pendampingan bagi pelaku UMKM dari hulu ke hilir secara berkelanjutan.

Program tersebut dipersiapkan agar UMKM terintegrasi secara langsung dalam mengakses pasar regional hingga internasional. Hal ini sejalan dengan target pemerintah mencetak 500.000 UMKM eksportir baru pada 2030.

Untuk informasi lengkap terkait program tersebut, klik tautan berikut.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau