Advertorial

Rekomendasi Hunian Idaman Bergaya Tropis Elegan dan Eksklusif di Masa Pandemi

Kompas.com - 05/11/2021, 20:00 WIB

KOMPAS.com – Pandemi Covid-19 membuat masyarakat lebih berhati-hati dalam mengalokasikan keuangannya, termasuk dalam berinvestasi.

Pasalnya, berinvestasi semasa pandemi dianggap berisiko. Hal ini memang tidak salah, tapi bukan berarti menjadi hal yang tak boleh dilakukan.

Hal terpenting adalah mengukur potensi instrumen investasi yang menjanjikan pada masa pandemi sebelum berinvestasi. Sebagai contoh, berinvestasi pada sektor properti.

Seperti diketahui, sektor properti, terutama hunian, merupakan salah satu kebutuhan primer manusia. Selain itu, properti bisa menjadi instrumen investasi jangka panjang karena mengalami peningkatan nilai seiring waktu berjalan.

Oleh karena itu, jika dana yang diinvestasikan tepat sasaran, seperti pada properti, bisa jadi Anda tidak akan mengalami kerugian.

Meski demikian, Anda tetap harus bijak dan melakukan perhitungan sebelum berinvestasi pada instrumen properti. Setidaknya, perhatikan lokasi dan akses menuju properti atau hunian, kredibilitas pengembang, fasilitas, suasana lingkungan, dan konsep hunian.

Kemudian, perhatikan pula aspek well-being atau kenyamanan bila Anda memilih properti tipe hunian. Bagaimanapun, hunian merupakan tempat Anda dan keluarga tinggal, berlindung, serta menjadi diri sendiri. Ini sesuai ungkapan “home is where the heart is”.

Hadirkan hunian idaman

Untuk memenuhi kebutuhan akan hunian idaman, salah satu pengembang asal Jawa Barat, Kota Baru Parahyangan (KBP) menghadirkan produk hunian unggulan, yakni Grand Nayapati Residence.

Grand Nayapati Residence hadir dengan konsep breathable house designed with nature untuk mendukung gaya hidup sehat.Dok KBP Grand Nayapati Residence hadir dengan konsep breathable house designed with nature untuk mendukung gaya hidup sehat.

Mengusung konsep breathable house designed with nature, Grand Nayapati Residence melengkapi portofolio hunian idaman di KBP yang mengusung visi sebagai kota mandiri, madani, dan alami.

Rumah dua lantai berarsitektur modern tropis tersebut dirancang inklusif agar dapat menghadirkan kenyamanan bagi setiap anggota keluarga.

Konsep Grand Nayapati Residence juga ditujukan untuk mendukung gaya hidup sehat bagi setiap penghuni dengan menghadirkan taman tematik yang terletak di dekat hunian.

Perumahan dengan desain kontemporer tersebut menghadirkan sejumlah fitur pada bangunan rumah, seperti kehadiran atap terbuka yang dominan dan lebar.

Hal itu selaras dengan konsep rumah "bernapas" yang memudahkan pertukaran udara di dalam rumah. Selain itu, keberadaan atap terbuka juga memudahkan cahaya matahari masuk ke dalam rumah sehingga membantu meminimalisasi penggunaan lampu pada siang hari.

Tak hanya itu, sebagai dukungan terhadap adaptasi kebiasaan baru di masa pandemi Covid-19, seluruh rumah di Grand Nayapati Residence sudah menerapkan standar cleanliness, health, safety, and environment sustainability (CHSE).

Optional Specification, kolam renang pada hunian Grand Nayapati ResidenceDok. KBP Optional Specification, kolam renang pada hunian Grand Nayapati Residence

Dengan begitu, Anda dan seluruh anggota keluarga dapat merasakan kenyamanan tinggal di lingkungan sehat dengan fasilitas yang lengkap di Grand Nayapati Residence.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Kota Baru Parahyangan, silakan kunjungi akun Instagram @kotabaruparahyangan dan Facebook di fanpage Kota Baru Parahyangan.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau