Advertorial

Kilang Cilacap Terbakar, Pertamina Sigap Evakuasi 80 Warga Sekitar

Kompas.com - 13/11/2021, 22:17 WIB

KOMPAS.com - Pertamina sigap mengevakuasiwarga sekitar di area tangki terbakar di Kilang Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (13/11/2021).

Dalam keterangan persnya kepada Kompas.com Sabtu, Pertamina menjelaskan, sekitar 80 warga dari Kelurahan Lomanis telah dievakuasi ke tempat pengungsian sementara di aula Kelurahan Lomanis dan Masjid Baitul Munir, Lomanis.

Untuk diketahui, Pertamina hingga kini terus memaksimalkan upaya pemadaman tangki terbakar di area Kilang Cilacap, Jawa Tengah.

Upaya pemadaman itu dilakukan dengan defensive fire fighting dengan fire truck dan hydrant serts pendinginan di area sekitar tanki yang terbakar.

Kilang Cilacap merupakan satu dari enam Kilang Pertamina. Kilang ini mempunyai kapasitas pengolahan 270.000 barel per hari.

Kilang tersebut memiliki 228 tangki untuk menampung crude oil yang akan diolah, gas, dan bahan bakar minyak (BBM) hasil pengolahan minyak mentah.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau