Advertorial

Cek Pelayanan Publik di Kecamatan Pare, Mas Dhito Pastikan Tidak Ada Pungli

Kompas.com - 22/11/2021, 18:55 WIB

KOMPAS.com – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramono melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk mengetahui kinerja petugas pelayanan publik di Kantor Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Senin (22/11/2021).

Aksi bupati yang akrab disapa Mas Dhito itu dilakukan setelah membuka acara webinar Hari Ikan Nasional 2021 yang diadakan Dinas Perikanan Kabupaten Kediri.

Setelah selesai melakukan zoom meeting di Kantor Kecamatan Pare, Mas Dhito langsung masuk ke ruangan petugas pelayanan dan berkomunikasi dengan pegawai di sana.

Tak hanya kepada petugas pelayanan, Mas Dhito pun berkomunikasi langsung dengan warga yang datang untuk mengurus dokumen.

"Bagaimana pelayanannya, baik? Ada pungli tidak?," tanya Mas Dhito kepada warga yang datang.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramono saat menyapa warga di kantor pelayanan publik Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Senin (22/11/2021).Dok. Pemkab Kediri Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramono saat menyapa warga di kantor pelayanan publik Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Senin (22/11/2021).

Pertanyaan Mas Dhito tersebut pun langsung dijawab oleh warga yang tengah duduk mengantre di ruang tunggu.

Berdasarkan jawaban warga, pelayanan publik di Kantor Kecamatan Pare berjalan baik dan tidak ada pungutan liar (pungli) dalam proses pengurusan.

"Baik (pelayanan), tidak ada (pungli)," jawab warga dengan serentak.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramono saat menyapa warga di kantor pelayanan publik Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Senin (22/11/2021).Dok. Pemkab Kediri Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramono saat menyapa warga di kantor pelayanan publik Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Senin (22/11/2021).

Dalam rilis yang diterima Kompas.com, Senin, Mas Dhito menjelaskan, sidak di kantor pelayanan publik Kecamatan Pare itu dilakukan guna memastikan pelayanan berjalan baik dan tidak ada praktik pungli.

Sebab, menurutnya, pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan dengan baik karena sudah menjadi kewajiban pemerintah, dalam hal ini petugas di pelayanan untuk melayani masyarakat.

"Saat kami cek, bagus (pelayanannya). Kami juga tanya langsung dengan masyarakat untuk memastikan," ujarnya.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau