Advertorial

Latih Para Kader PKK di Mimika, Ketua TP PKK Berharap Dapat Tumbuhkan Jiwa Kewirausahaan

Kompas.com - 25/11/2021, 14:31 WIB

KOMPAS.com – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat menggelar pelatihan cara merawat anak dan lanjut usia (lansia), serta membuat olahan roti kepada para kader PKK di Timika, Papua, Selasa (23/11/2021).

Kegiatan yang diikuti oleh 60 kader yang berasal dari berbagai distrik di Kabupaten Mimika tersebut merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan para kader.

Pelatihan dibuka langsung oleh Ketua Umum TP PKK Tri Tito Karnavian yang tengah melakukan kunjungan kerja di Timika.

"Kami memberikan pelatihan perawatan anak dan lansia karena permintaan untuk merawat bayi dan lansia sangat luar biasa banyak di Indonesia," ujar Tri dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (25/11/2021).

Tri menjelaskan, saat ini tak sedikit ibu rumah tangga yang membutuhkan bantuan tenaga untuk merawat bayi. Tak hanya itu, di tengah perkembangan zaman, ada pula keluarga yang membutuhkan tenaga terampil untuk merawat lansia.

Oleh sebab itu, ujar Tri, dengan mengikuti pelatihan tersebut, ibu-ibu di Papua diharapkan tidak hanya bisa bekerja di daerahnya, tetapi juga berpeluang bekerja di luar daerah.

Tri meninjau langsung pelatihan membuat roti di Timika, Papu.Dok. Kemendagri Tri meninjau langsung pelatihan membuat roti di Timika, Papu.

Selain mengajarkan cara merawat bayi dan lansia, TP PKK juga membekali para peserta dengan keahlian membuat roti, seperti roti manis, roti tawar, dan donat. Bekal ini diberikan agar para kader bisa memiliki keterampilan dan keahlian untuk berwirausaha.

"Sebab, di lingkungan kami ada kantor dan sekolah. Mungkin (para ibu) bisa membuat roti lalu menitipkannya di kios atau lainnya. Dengan demikian dapat muncul jiwa kewirausahaan. Itu tujuan kami," katanya.

Melalui pelatihan tersebut, Tri berharap, para peserta nantinya dapat bekerja sebagai perawat atau memiliki usaha rumahan. Dengan begitu, mereka bisa membantu perekonomian keluarga agar semakin baik dan mandiri.

Sebagai informasi, pelatihan tersebut berlangsung pada 23-24 November 2021 di salah satu hotel di Timika. Turut hadir dalam acara pembukaan, antara lain Ketua TP PKK Provinsi Papua Yulce Enembe, Ketua TP PKK Kabupaten Mimika Kalina Omaleng, Staf Ahli TP PKK Pusat, serta para pengurus TP PKK Provinsi Papua dan Kabupaten Mimika.

Setelah membuka pelatihan tersebut, Tri, yang juga anggota pengurus Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Indonesia Maju, melanjutkan kunjungan kerjanya ke Taman Baca Kemala Somatua, Taman Baca Anak di Distrik Kwamki Narama, halaman gereja Kwamki Baru, dan Kantor Distrik Mimika Timur.

Pada kesempatan tersebut Tri memberikan bantuan 600 paket sembako dan makanan sehat dari OASE Kabinet Indonesia Maju, buku bacaan, dan paket buku mewarnai lengkap dengan pensil warna.

Untuk diketahui, seluruh kegiatan pelatihan dan pemberian bantuan tersebut dilakukan sesuai protokol kesehatan yang ditetapkan. Sebelum acara dimulai, para peserta harus mengikuti tes usap antigen terlebih dulu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau