Advertorial

Tanggap Bencana Erupsi Semeru, BRI Kerahkan Mobil Evakuasi dan Bangun Posko Bantuan

Kompas.com - 06/12/2021, 19:07 WIB

KOMPAS.com – Penanganan bencana erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, masih terus berjalan hingga saat ini. Salah satunya, upaya penanganan dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Sebagai bagian dari BUMN, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI melalui program corporate social responsibility (CSR) BRI Peduli berupaya mempercepat proses evakuasi masyarakat yang terdampak bencana.

Upaya tersebut dilakukan BRI dengan mengerahkan insan BRILian (pekerja BRI) beserta satuan tugas (satgas) Bencana BRI, yakni Tim Elang. BRI juga menerjunkan mobil evakuasi dari unit kerja perusahaan yang ada di sekitar lokasi bencana.

Adapun mobil tersebut berfungsi untuk membawa bantuan berupa barang-barang kebutuhan warga yang terdampak.

Hingga Senin (12/6/2021), terdapat 12 mobil yang siaga melakukan evakuasi dan mendistribusikan bantuan.

Corporate Secretary BRI Aestika Oryza mengatakan, semua sumber daya yang dimiliki BRI akan dioptimalkan untuk membantu proses evakuasi

“Kami juga berusaha untuk menyalurkan secara berkala bantuan untuk kebutuhan warga. Selain itu, kami akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait,” ujar Aestika dalam siaran pers yang diterima Kompas.com.

Pada proses evakuasi, imbuh Aestika, insan BRILian bahu-membahu membangun posko BRI Peduli yang terletak di Jalan Raya Pasar Penanggal, Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Posko BRI Peduli akan menjadi salah satu tempat pengungsian serta pemenuhan kebutuhan warga terdampak bencana.

Di posko tersebut, Tim Elang bertugas untuk menyediakan tempat tinggal sekaligus menyuplai kebutuhan warga terdampak.

Adapun kebutuhan harian yang disalurkan meliputi makanan siap saji, air mineral, selimut, tenda, kasur lipat, masker, dan survival kit.

Sebagai informasi, bantuan tanggap darurat tersebut disalurkan oleh insan Brilian melalui unit kerja terdekat dengan wilayah bencana, yakni Regional Office BRI Malang, Kantor Cabang BRI Lumajang, Pasuruan, Situbondo, Probolinggo, dan Jember.

“Bantuan yang diberikan secara bertahap tersebut diprioritaskan bagi warga di Dusun Gunung Sawur dan Desa Kejar Kuning. Saat ini, lokasi desa tersebut masih terisolasi dan terdapat banyak warga yang membutuhkan bantuan,” jelas Aestika.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau