Advertorial

Mendagri Dorong Pemda Akselerasi Percepatan Program Vaksinasi Covid-19

Kompas.com - 12/12/2021, 13:46 WIB

KOMPAS.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian bersama kementerian dan lembaga lain mendorong pemerintah daerah (Pemda) melakukan percepatan atau akselerasi program vaksinasi Covid-19.

Hal tersebut disampaikan usai melakukan Rapat Koordinasi Strategi Percepatan Vaksinasi bersama jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) di Rumah Jabatan Gubernur Sultra di Kendari pada Sabtu (11/12/2021). Rapat ini turut dihadiri seluruh bupati dan wali kota di Sultra.

“Dalam rapat terbatas (ratas) pada Senin (6/12/2021), Bapak Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan pencapaian 70 persen untuk (vaksinasi) dosis pertama tingkat nasional,” kata Tito dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Minggu (12/12/2021).

Demi mencapai target tersebut, lanjut dia, dalam waktu sekitar tiga minggu, seluruh pemda perlu melakukan percepatan program vaksinasi Covid-19.

Tito menjelaskan, selain Mendagri, seluruh pemangku kepentingan lain juga bergerak bersama untuk mendorong koordinasi percepatan program vaksinasi dalam jajaran masing-masing. Sebut saja, Menteri Kesehatan (Menkes), Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), dan Jaksa Agung.

“Beberapa provinsi sudah mencapai target 70 persen, tetapi sebagian belum mencapainya, termasuk Sultra,” tambah Tito.

Oleh sebab itu, dalam rapat koordinasi tersebut, Tito serta seluruh pemangku kepentingan yang hadir menginventarisasi permasalahan dan kendala dalam percepatan vaksinasi di Sultra.

Rapat tersebut juga dilakukan untuk menemukan solusi dari persoalan yang dihadapi sehingga percepatan vaksinasi dapat dilakukan.

Untuk diketahui, Mendagri juga akan melakukan kunjungan kerja ke beberapa daerah untuk memastikan vaksinasi berjalan sesuai target.

Dengan demikian, herd immunity atau kekebalan kelompok dapat segera terbentuk dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau