Advertorial

#UIIMantu Jadi Perbincangan Warganet di Instagram, Ini Tanggapan Pihak UII

Kompas.com - 17/12/2021, 09:03 WIB

KOMPAS.com – Universitas Islam Indonesia (UII) tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial Instagram.

Pasalnya, akun Instagram @uiiyogyakarta secara misterius mengunggah tagar #UIIMantu beserta potret dua sejoli yang mengenakan kebaya tradisional layaknya pasangan yang tengah mempersiapkan pernikahan.

Warganet pun mempertanyakan maksud UII lantaran postingan seperti itu jarang dilakukan oleh akun media sosial universitas.

Menanggapi desas-desus tersebut, Direktur Pemasaran UII Sigit Pamungkas mengungkapkan bahwa #UIIMantu merupakan akronim dari UII Memantapkan Dua Hati Menyatu.

“Terinspirasi dari konsep mantu (pernikahan), tagar tersebut bermakna layaknya dua sejoli yang bertemu dan menyatukan hati dalam merajut janji suci. Pada konteks UII sebagai institusi pendidikan, UIIMantu hadir sebagai momen bersatunya mahasiswa dan komitmenya untuk merajut masa depan,” kata Sigit dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Selasa (14/12/2021).

Ia melanjutkan, UIIMantu juga dapat diartikan sebagai waktu saat sang penjemput impian bertemu dengan tempat pendidikan layaknya jodoh. Dengan demikian, bersatunya kedua jodoh ini akan mengantarkan mahasiswa pada masa depan yang indah dan cemerlang.

Adapun momen UIIMantu ditandai dengan pembukaan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UII Tahun Akademik 2022/2023 pada Selasa (14/12/2021).

Pada masa penerimaan, lebih dari 2.022 undangan cetak dan digital dikirimkan kepada para penjemput impian, yaitu para siswa siswi kelas 12 SMA di seluruh Indonesia.

“Undangan juga dikirimkan ke lingkungan sekitarnya, seperti orangtua dan guru yang menyertai perjuangan para penjemput impian dengan penuh harapan dan doa,” tutur Sigit.

Hal tersebut bertujuan agar orangtua dan guru dapat ikut merasakan momen bahagia saat segala keraguan calon mahasiswa yang selama ini menghalangi, akan berubah menjadi dorongan dan keyakinan untuk menggapai cita-cita.

Selain itu, sejumlah influencer ternama Tanah Air pun turut meramaikan perhelatan UIIMantu 2022. Warganet yang menerima undangan digital melalui media sosial juga tak mau ketinggalan meninggalkan harapan yang penuh dengan sukacita.

Adapun beragam pola seleksi yang dibuka dalam PMB UII di antaranya Computer Based Test (CBT), Sekolah Mitra Seleksi Berbasis Rapor (Siber), dan Penelusuran Pemimpin Muda (PPM).

Selanjutnya, Penelusuran Siswa Berprestasi (PSB), PMB Bersama Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI), dan PMB Bersama Badan Kerjasama (BKS) Perguruan Tinggi Islam Swasta (PTIS).

“Kami berharap, momen UIIMantu bisa dimanfaatkan oleh penjemput impian untuk meraih masa depan yang indah dan cemerlang di UII, seperti 5.054 mahasiswa baru angkatan 2021 yang telah terlebih dahulu memulai langkah dalam mendesain masa depan sebagai aktor peradaban bangsa bersama UII,” papar Sigit.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai pola seleksi PMB UIIMantu 2022/2023, Anda bisa mengunjungi website pmb.uii.ac.id.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau