Advertorial

TEDxJalanTunjunganWomen 2021 Ajak Masyarakat Tingkatkan Kesadaran Pemberdayaan Perempuan

Kompas.com - 22/12/2021, 14:58 WIB

KOMPAS.com – TEDxJalanTunjungan menggelar acara TEDxJalanTunjunganWomen bertema “What Now!” secara daring melalui platform Zoom, Sabtu (11/12/2021). Gelaran ini merupakan kegiatan berlisensi TEDxWomen kedua dari TEDxJalanTunjungan.

Untuk diketahui, TEDxJalanTunjungan merupakan sebuah organisasi nonprofit yang berbasis di kota Surabaya. Mengusung slogan “Ideas Worth Spreading”, organisasi ini didirkan untuk menyebarkan ide hebat ke khalayak umum.

Berbeda dengan TED di Amerika Serikat, TEDx merupakan bentuk lokal dari perwujudan program TED yang sudah ada. Independensi terhadap TED pun ditandai dengan huruf “x” pada TEDx.

Salah satu agenda organisasi nonprofit itu adalah konferensi internasional yang membahas isu perempuan.

TEDxJalanTunjunganWomen membahas berbagai ide mengenai inisiatif untuk meningkatkan kesadaran tentang pemberdayaan perempuan serta perubahan berkelanjutan di bidang teknologi, pendidikan, desain, sains, dan budaya.

Selain itu, pembicara yang dihadirkan juga membahas isu kesetaraan gender dan kontribusi perempuan dalam bidang yang mereka tekuni.

Konferensi tersebut diikuti 57 peserta dari berbagai kalangan, termasuk para akademisi serta profesional, baik yang berdomisili di Surabaya maupun mancanegara. 

Walaupun berfokus pada isu perempuan, acara ini tidak membatasi peserta dari gender apa pun untuk ikut terlibat.

TEDxJalanTunjunganWomen 2021 menghadirkan wanita hebat Indonesia di bidangnya untuk berbagi ide dan gagasan melalui tiga sesi acara.

Sesi pertama dengani kategori “Sandang” diisi oleh Co-Founder of heySTARTIC Vania Santoso. Sesi ini membahas konsep produksi pakaian berkelanjutan, seperti bagaimana pakaian memiliki nilai penting bagi manusia yang berbudaya.

Sesi kedua adalah kategori “Pangan”. Sesi yang digelar dengan format fireside breakout ini membahas kebutuhan pangan yang sedang berkembang saat ini. Adapun panelis pada sesi ini, antara lain Founder Tempe Movement Wida Winarno, Founder Ladang Lima Annisa Pratiwi, serta Co-Founder Lazy Susan Dinda Pramesti.

Terakhir, sesi kategori “Papan”. Sesi ini membahas tentang konsep hunian dari perspektif keberlanjutan. Rumah tinggal dapat diartikan lebih luas sehingga material ramah lingkungan diperlukan dalam proses membangun rumah. Pembicara pada sesi ini adalah Co-Founder Rebricks.id Tan Novita.

Hadirkan isu terkini di tingkat global

Selain menghadirkan pembicara hebat, konferensi internasional tersebut juga menyediakan area Xperience yang interaktif dan menarik. Area ini dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengenal bisnis dan komunitas yang berkembang di Surabaya, Indonesia, serta internasional.

TEDx Experience Time.Kompas.com TEDx Experience Time.

Adapun bisnis dan komunitas yang mengisi area tersebut di antaranya adalah Sunway Medical Centre (Malaysia), Yoga Gembira (Surabaya), Undisputed Poetry x Keliling Art (Surabaya), serta BASAibu Wiki (Bali).

Tak hanya itu, TEDxJalanTunjunganWomen juga mengangkat isu terkini di tingkat global bagi masyarakat Indonesia dengan menghadirkan pembicara TEDWomen, seperti Agnes Binagwaho (Rwanda), John Cary (Amerika Serikat), dan Gala Marija Vrbanic (Kroasia).

Hal tersebut merupakan dedikasi TEDxJalanTunjungan yang selama empat tahun berturut-turut menyiarkan gagasan mutakhir secara global.

Melalui penyelenggaraan konferensi internasional tersebut, TEDxJalanTunjungan berharap dapat menyebarkan ide mengenai pemberdayaan perempuan berkelanjutan dari beberapa sektor yang jarang dibahas.

Selain itu, acara itu juga diharapkan dapat menggali berbagai potensi perempuan. Dengan begitu, mereka dapat berkontribusi dan meraih prestasi di bidangnya masing-masing.

Terlebih, konferensi tersebut berupaya menginisiasi kehadiran generasi baru yang muncul dengan gagasan brilian. Hal ini dapat bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

Sebagai informasi, TEDxJalanTunjunganWomen didukung oleh sejumlah pihak, yakni Sunway Medical Centre, CoHive, Dewaweb, Sativa Wisata Dunia, Startboard, Lab Pintar, Dhara Leather, Haloijo, J&T Express, serta Paranada Music.

Selanjutnya, Keliling Art Space, Undisputed Poetry, BASAibu Wiki, Yoga Gembira Surabaya, Sego Nyumi, Saridele Ruwet, Dontogo Rice Bowl, dan CHEEOKO.

Acara tersebut turut didukung oleh berbagai media di Indonesia antara lain Gen FM Radio, She Radio, Radio PLFM, Escape Surabaya, Good News From Indonesia, Katadata, Magdalene, Popbela, CNN Indonesia, serta Kompas.com.

Selanjutnya, Intisari, Nova, National Geographic Indonesia, Watery Nation, Pemuda Peduli, Indonesia Youth Foundation, serta Saya Pilih Bumi.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai TEDx, Anda dapat mengunjungi akun Instagram https://instagram.com/tedxjalantunjungan dan laman https://tedxjalantunjungan.com.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau