Advertorial

Jelang Nataru, Bupati Batu Bara Adakan Apel Pasukan Operasi Lilin Toba

Kompas.com - 24/12/2021, 13:36 WIB

KOMPAS.com - Bupati Batu Bara Ir H Zahir MAP memimpin apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Toba 2021 dalam rangka pengamanan Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) di halaman Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Batu Bara, Sumatera Utara, Kamis (23/12/2021).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Batu Bara Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Ikhwan Lubis, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batu Bara Amru E Siregar, Komandan Distrik Militer (Dandim) 0208 Asahan Letnan kolonel (Letkol) Inf Sri Marantika Beruh, serta Komandan Batalyon (Danyon) Letkol Inf Dwi Widodo SH.

Adapun apel tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas serta menaati protokol kesehatan (prokes).

Operasi Lilin Toba 2021 sendiri akan dilaksanakan selama sepuluh hari, mulai dari Jumat (24/12/2021) hingga Minggu (2/1/2022).

Zahir mengatakan, peningkatan sinergi antara Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan instansi terkait diperlukan agar pemerintah dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat pada perayaan Nataru.

Untuk mewujudkan hal tersebut, lanjut Zahir, pihaknya telah menyiapkan ratusan personel gabungan yang terdiri dari Tentara nasional Indonesia (TNI) dan Polri, Kesatuan Polisi Pamong Praja (Pol PP), Dinas Perhubungan, serta Dinas Kesehatan.

“Selain itu, terdapat juga tiga pos pengamanan yang disiagakan dan dilengkapi dengan tempat vaksin dan isolasi,” ujar Zahir dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (24/12/2021).

Bupati Batu Bara Ir H Zahir saat apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Toba 2021. Dok. Pemkab Batu Bara Bupati Batu Bara Ir H Zahir saat apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Toba 2021.

Pada kesempatan tersebut, Zahir juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Batu Bara agar tidak melakukan aktivitas mudik ataupun hal yang dapat memicu terjadinya keramaian. Hal ini bertujuan agar tidak menimbulkan klaster Covid-19 baru.

Zahir juga meminta masyarakat yang melaksanakan ibadah Natal agar tetap menerapkan prokes dengan disiplin.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau