Advertorial

Menteri ESDM Apresiasi Kesiapan Satgas Nataru Pertamina Patra Niaga

Kompas.com - 26/12/2021, 18:44 WIB

KOMPAS.com – Dalam rangka menjamin jumlah pasokan dan memastikan penyaluran bahan bakar minyak (BBM), tabung liquefied petroleum gas (LPG), dan aviation turbine fuel (avtur) aman selama Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru), Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif melakukan kunjungan kerja ke Fuel Terminal Padalarang, Jawa Barat, Jumat (24/12/2021).

Kunjungan Arifin turut didampingi oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian ESDM Ego Syahrial, Direktur Jenderal (Dirjen) Ketenagalistrikan Rida Mulyana, Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Erika Retnowati, Direktur Hilir Migas Soerjaningsih, Direktur Utama (Dirut) Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution, dan Executive General Manager (GM) Regional Jawa Bagian Barat Waljiyanto. 

Pada kesempatan tersebut, Menteri ESDM mengapresiasi upaya yang telah dilakukan Pertamina Patra Niaga dalam menjamin ketersediaan energi bagi masyarakat. Arifin juga berterima kasih dan memberikan semangat untuk pekerja Pertamina yang bertugas selama Nataru. 

"Seluruh personel Pertamina, khususnya Pertamina Patra Niaga siap menjalankan tugas untuk terus melayani masyarakat agar bisa memenuhi kebutuhan BBM dan LPG pada akhir tahun," ujar Arifin dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu (26/12/2021).

Pada kesempatan yang sama, Alfian mengatakan bahwa kehadiran Menteri ESDM di Fuel Terminal Padalarang turut menjadi penyemangat bagi pekerja di Pertamina Patra Niaga.

“Walaupun masih diberlakukan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), tim Satuan Tugas (Satgas) Nataru Pertamina Patra Niaga tetap berupaya secara optimal,” ujar Alfian.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif melakukan kunjungan kerja ke Fuel Terminal Padalarang, Jawa Barat, Jumat (24/12/2021). DOK. PERTAMINA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif melakukan kunjungan kerja ke Fuel Terminal Padalarang, Jawa Barat, Jumat (24/12/2021).

Beberapa upaya yang dilakukan Pertamina Patra Niaga di antaranya adalah monitoring ketersediaan stok, mengantisipasi peningkatan kebutuhan BBM di jalur wisata, menyiagakan fasilitas dan layanan tambahan di titik-titik yang berpotensi padat, serta menjamin distribusi BBM dan LPG untuk masyarakat aman. 

“Secara nasional, stok BBM, LPG, dan avtur termonitor sangat baik sehingga masyarakat dapat menikmati liburan Nataru dengan tenang,” jelas Alfian.

Menurut Alfian, sebanyak 114 terminal BBM, 23 terminal LPG, 68 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU), serta lebih dari 7.400 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) telah disiagakan.

Sementara, seluruh rantai distribusi LPG, mulai dari Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) hingga agen dan pangkalan LPG, baik yang subsidi maupun nonsubsidi, juga telah disiapkan untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat.

“Pertamina Patra Niaga juga menyiagakan layanan dan fasilitas tambahan, yaitu 1.077 SPBU Siaga di jalur reguler, 64 SPBU Siaga di jalur tol, 219 Motoris atau armada Pertamina Delivery Service (PDS), 144 titik kantong BBM SPBU, 37 unit Pertashop atau SPBU modular, serta lebih dari 48.000 agen dan pangkalan LPG Siaga,” katanya.

Layanan di 68 DPPU, lanjut Alfian, juga akan terus siaga memenuhi kebutuhan avtur bagi seluruh maskapai penerbangan. Selain keandalan operasional, Pertamina Patra Niaga juga menyediakan layanan tes antigen untuk konsumen di 25 SPBU.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian bahan bakar secara berlebihan karena pasokan energi tersedia dengan aman dan mencukupi. Kami dari Pertamina Patra Niaga turut mengucapkan selamat merayakan sukacita bersama keluarga di Hari Natal. Semoga perayaan dan ibadahnya dapat berjalan dengan khidmat,” kata Alfian.

Jika masyarakat membutuhkan informasi serta layanan Pertamina Patra Niaga selama masa libur Nataru, dapat memanfaatkan layanan pelanggan Pertamina Call Center (PCC) 135 yang selalu siaga selama 24 jam.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau