Advertorial

Konsisten Kelola Manajemen Berkelanjutan, BRI Masuk Daftar Indeks SRI-Kehati

Kompas.com - 27/12/2021, 16:02 WIB

KOMPAS.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI berhasil masuk dalam daftar perusahaan indeks saham Sustainable and Responsible Investment (SRI)-Kehati periode Desember 2021 sampai Mei 2022. Hal tersebut diumumkan oleh Yayasan Kehati, Senin (13/12/2021).

Prestasi tersebut sejalan dengan transformasi BRI sesuai visinya, yakni The Most Valuable Banking Group in South East Asia and Champion of Financial Inclusion.

Untuk diketahi, indeks SRI-Kehati menilai perusahaan yang memiliki komitmen dalam upaya pengelolaan manajemen berkelanjutan. BRI menjadi perusahaan yang peduli terhadap lingkungan hidup, sosial, dan tata kelola perusahaan yang baik.

Indeks tersebut diluncurkan pertama kali pada 8 Juni 2009 lewat kerja sama dengan PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan bahwa perusahaan dengan profil environmental, social, and governance (ESG) yang baik akan membangun koneksi dan kepercayaan yang lebih dalam lagi dengan investor.

Lebih lanjut, ia mengatakan, BRI menerapkan konsep triple bottom line, yaitu pro people, pro planet, dan pro profit. Konsep ini mendasari program perseroan selama ini serta strategi ESG dalam setiap kegiatan bisnis dan investasi.

"Apabila perusahaan tidak mampu mengartikulasikan strategi untuk transisi ke net zero economy, perusahaan tersebut akan mengalami penurunan kapasitas bisnis dan valuasi perusahaan," ujar Sunarso dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (27/12/2021).

Sementara itu, Direktur Eksekutif Yayasan Kehati Riki Frindos mengatakan bahwa keterpilihan BRI dalam Indeks SRI-Kehati menunjukan bahwa bank pelt merah tersebut memiliki komitmen yang baik dalam pengelolaan manajemen lingkungan berkelanjutan.

“Kami berharap, BRI dapat mempertahankan komitmen tersebut dan meningkatkan pengelolaan manajemen berkelanjutan dengan tetap peduli terhadap lingkungan hidup, sosial, dan tata kelola perusahaan yang baik,” kata Riki.

Ia melanjutkan, Yayasan Kehati akan melakukan peningkatan kualitas penilaian atas perusahaan yang terdaftar dalam Indeks SRI-Kehati pada masa yang akan datang.

Pasalnya, jelas Riki, peran indeks SRI-Kehati penting sebagai satu indikator dalam perbaikan pelestarian lingkungan dan pembangunan Indonesia. Dengan demikian, indeks tersebut dapat memberi dampak positif bagi dunia usaha di Indonesia.

Sebagai informasi, menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-126, BRI terus mencatatkan prestasi dengan meraih berbagai penghargaan dari banyak pihak, seperti Best Secondary Deal Of The Year dan The Best State Owned Enterprise in 2021 kategori Financial Listed Public Company dari Bisnis Indonesia TOP BUMN Award 2021.

Selain itu, BRI juga berhasil meraih Indonesia Most Trusted Companies dari CGPI – IICD, Bank Mendukung UMKM Terbaik, serta Bank Buku 3 dan 4, Bank Konvensional Pendukung Pengadilan Moneter Rupiah dan Valas Terbaik, serta Bank Peserta Sistem BI-RTGS dan BI-SSSS Terbaik dari Bank Indonesia.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau